Singapura, Sultrademo.co – Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan di Kota Kendari, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), Singapura.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mempelajari langsung strategi pendidikan yang menjadikan Singapura sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan paling unggul di dunia.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Park Royal on Beach Road, tersebut menghadirkan narasumber Ms. Chan Lai Fung, Sekretaris Tetap Lembaga Penelitian dan Pengembangan Singapura. Dalam paparannya, Chan menjelaskan bagaimana Singapura secara konsisten menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional sejak kemerdekaan pada tahun 1959.
Para peserta mempelajari empat fase evolusi sistem pendidikan Singapura, mulai dari Fase Kelangsungan Hidup (1959–1978) yang menitikberatkan pada pemerataan akses pendidikan dasar, Fase Efisiensi (1979–1996) dengan penerapan sistem streaming untuk menekan angka putus sekolah, Fase Berbasis Kemampuan dan Aspirasi (1997–2011) yang memperkuat jalur pendidikan dan kompetensi guru, hingga Fase Berpusat pada Siswa dan Berlandaskan Nilai (2012–sekarang) yang menekankan pembelajaran personal, penggunaan teknologi, serta pendidikan karakter.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Siska Karina Imran menilai konsistensi dan arah kebijakan jangka panjang Singapura menjadi contoh penting bagi pemerintah daerah di Indonesia.
“Keselarasan antara kebijakan, lembaga, dan pelaksanaan di lapangan menjadi kunci sukses yang bisa kita adopsi di Kendari, terutama dalam memperkuat kualitas guru dan menanamkan pendidikan karakter,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).
Ia juga menyoroti konsep lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat yang dijalankan Singapura melalui program SkillsFuture. Menurutnya, konsep ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kendari dalam membangun masyarakat adaptif dan berdaya saing di era modern.
“Kami ingin membawa semangat yang sama ke Kendari — membangun sistem pendidikan yang menyiapkan generasi muda untuk masa depan, bukan hanya memenuhi kebutuhan saat ini,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Wali Kota Kendari berharap pengalaman belajar di LKYSPP dapat menjadi inspirasi bagi penyusunan kebijakan pendidikan daerah yang inklusif, berbasis kompetensi, dan berorientasi masa depan, demi mewujudkan Kendari yang cerdas, unggul, dan berdaya saing.
Laporan : Hani
Editor : UL









