Warga Kolaka Utara Digegerkan dengan Penemuan Mayat Mengapung di Laut

Proses evakuasi mayat mengapung di Teluk Lasusua, Kolaka Utara

Kolaka Utara, Sultrademo.co – Penduduk Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan mayat yang mengapung di perairan sekitar by-pass Lasusua pada Sabtu (9/3/2024) pagi.

Warga bersama aparat kepolisian dan TNI segera membawa mayat yang telah membengkak itu ke Rumah Sakit Djafar Harun Kolaka Utara.

Bacaan Lainnya
 

Beberapa jam kemudian, beredar informasi bahwa salah satu penduduk Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang di Perairan Teluk Bone saat melakukan aktivitas melaut.

Keluarga korban yang tinggal di Kolaka Utara kemudian melakukan identifikasi dengan mayat yang ditemukan di by-pass Lasusua, yang masih termasuk dalam wilayah Teluk Bone.

Dari identifikasi, diketahui bahwa mayat tersebut adalah seorang pria dari Luwu yang hilang empat hari sebelumnya saat berada di laut. Pria tersebut adalah Farhan (19), warga Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu.

“Diketahui dari ciri-ciri pakaian yang digunakan. Kami juga sudah mengonfirmasi kepada keluarga di Luwu, dan semuanya cocok dengan pakaian yang dipakainya,” ujar Dilla (29), anggota keluarga korban yang ditemui oleh wartawan pada Sabtu (9/3/2024).

“Wajahnya sudah sulit dikenali karena sudah membengkak,” tambah keluarga lainnya yang telah berkumpul di RS Djafar Harun.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari laporan resmi Kantor SAR Sulsel, Farhan dilaporkan terjatuh saat mencari ikan menggunakan kapal bagang pada 4 Maret lalu.

Dia berangkat melaut bersama 10 orang rekannya. Farhan tertidur di atas bagang kapal, dan sekitar pukul 04.00 Wita, Farhan sudah tidak berada di tempatnya, dan tersisa hanya sarung yang digunakan sebagai alas tidur.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait