Konawe, Sultrademo.co – Periode pertama Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, desa-desa yang ada di Konawe masih dalam kategori tertinggal dengan daerah-daerah lain. Tapi, beberapa tahun terakhir ini desa-desa tersebut mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Perubahan yang sungguh signifikan itu diungkapkan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa ( KSK) beberapa hari lalu di acara ekspos satu dekade pemerintahannya.
“Alhamdulillah tepatnya di tahun 2019 Kabupaten Konawe berhasil keluar dari status tertinggal menjadi daerah berkembang,” ujar KSK
Dalam rinciannya, pada tahun 2017 untuk status desa maju di Konawe itu masih di angka nol persen, desa berkembang hanya 32 desa, desa tertinggal sebanyak 242 desa dan sangat tertinggal sekali 22 desa
“Tapi itu tak membuat saya surut untuk terus berkarya dan berkomitmen membangun daerah kelahiran saya. Itu terbukti pada tahun 2022 yang lalu, status desa maju yang awalnya di angka nol persen kini sudah ada tiga desa maju yang ada di Kabupaten Konawe,” jelasnya.
Untuk desa dengan status berkembang melesat, lanjut Kery, naik menjadi 242 desa, sedangkan desa tertinggal tersisa 46 desa dan desa sangat tertinggal menjadi nol persen.
Menurut Kery, peningkatan status desa di Konawe yang sungguh signifikan ini tak lepas dari peran pemerintah pusat khususnya diera pemerintahan presiden joko widodo yang telah jor-joran menggelontorkan dana desa yang begitu besar.
“Keberhasilan ini juga tak lepas dari sistem managerial dan proses pengawasan yang dilakukan pemkab Konawe dan semua stakeholder yang telah ikut terlibat mendukung program-program pembangunan yang ada saat ini,” ucapnya.
“Kita harus apresiasi peran kepala desa (kades) se- kabupaten Konawe dalam mendukung pemerintah daerah dan pusat dalam mengelolah desanya dengan memanfaatkan dana desa dan alokasi dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat proses pembangunan di desanya,” imbuhnya.
Laporan : Jumardin
 






