72 Penyandang Disabilitas di Kendari Terima Bantuan Atensi Dari Kementerian

Kendari, Sultrademo.co – 72 penyandang disabilitas di 10 kecamatan di Kota Kendari menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi).

Bantuan yang diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu berlangsung di kantor pos Lepo-lepo, Kamis, (31/08/2023).

Bacaan Lainnya

72 penerima manfaat ini terdiri dari 25 lansia, 35 disabilitas, 2 korban bencana, 5 kelompok rentan dan 5 napsa.

Kepala Sentra Meohai, Fepi Rubianti menjelaskan, program ini merupakan bantuan sosial dari Kementerian Sosial melalui Sentra Meohai, agar penerima manfaat bisa menjalankan fungsi sosialnya di masyarakat.

Bantuan yang diterima para penerima manfaat ini, berupa bantuan kebutuhan dasar dan bantuan kewirausahaan dengan besaran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 168,3 juta.

“Bantuan ini diberikan berdasarkan asesmen yang sudah dilakukan dari tim Sentra Meohai Kendari, sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan penerima manfaat,” ungkapnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan bisa membentuk kemandirian sehingga tidak selalu berharap pada bantuan pemerintah.

Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, meminta pada penerima bantuan untuk menggunakan bantuan yang diterima untuk kegiatan produktif bukan konsumtif, sehingga para penerima manfaat bisa mengembangkan diri dan usahanya.

“Kepada bapak/ibu penerima manfaat dari kegiatan Atensi ini, tadi dilaporkan 72 disabilitas dan anggaran kami kalkulasi masing-masing Rp 2,4 juta, mohon dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan produktif,” harap Asmawa.

Usai menerima bantuan secara simbolis, seorang penerima langsung mencairkan bantuannya yang disaksikan Pj Wali Kota Kendari, Sekda Kota Kendari, Kepala Sentra Meohai, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Perwakilan Kantor Pos dan para hadirin.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait