Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kenyamanan dan mobilitas warga. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkot Kendari mulai mengerjakan rehabilitasi Jalan Antero Hamra di Kelurahan Kadia, Rabu (21/5/2025).
Proyek ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan Wakil Wali Kota Sudirman, yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan infrastruktur strategis di berbagai titik kota.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahurianto, yang turut menyaksikan penentuan titik nol proyek, menjelaskan bahwa anggaran yang digelontorkan mencapai Rp3,1 miliar, bersumber dari APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2025.
“Proyek ini memiliki panjang sekitar 700 meter dan lebar jalan 8 meter. Jalur utama akan dilapisi aspal hotmix tipe AC-WC selebar 6 meter, ditambah rabat bahu kiri dan kanan masing-masing selebar 1 meter,” ungkapnya.
Tak hanya pengaspalan, proyek ini juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung, yakni satu unit box culvert berukuran 2×2 meter sepanjang 12 meter, serta saluran drainase tipe 80 sepanjang 350 meter. Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan daya tahan jalan terhadap limpasan air dan genangan saat musim hujan.
Berdasarkan kontrak nomor 620/132/KONTRAK/PUPR-BM/V/2025 yang ditandatangani pada 19 Mei 2025, proyek ini memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, dengan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender pasca selesai.
Langkah rehabilitasi ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Kendari dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menyediakan infrastruktur jalan yang aman dan layak. Jalan Antero Hamra merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan pusat permukiman, area komersial, serta fasilitas publik di Kecamatan Kadia.
“Infrastruktur jalan yang baik tidak hanya soal kenyamanan berkendara, tapi juga menyangkut konektivitas, efisiensi waktu tempuh, dan tentu saja mendukung aktivitas ekonomi warga. Ini bentuk konkret bagaimana kami hadir untuk memberikan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Sahurianto.
Peningkatan kualitas jalan ini sejalan dengan komitmen Pemkot Kendari dalam membangun kota yang inklusif dan berdaya saing, melalui penyediaan fasilitas publik yang merata dan berkelanjutan. Tak hanya menunjang mobilitas warga, pembangunan ini juga diyakini akan mendorong tumbuhnya pelaku usaha di sepanjang koridor jalan.
Pemkot juga memastikan bahwa seluruh tahapan proyek diawasi secara ketat untuk menjamin kualitas pekerjaan dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Harapannya, rehabilitasi Jalan Antero Hamra dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
“Setiap program dalam 100 hari kerja ini kami rancang untuk memberi dampak langsung pada kenyamanan, aksesibilitas, dan kesejahteraan warga,” pungkas Sahurianto.
Dengan jalan yang semakin baik dan infrastruktur yang terus ditingkatkan, Pemkot Kendari melangkah pasti menuju masa depan kota yang lebih tertata, layak huni, dan siap menyongsong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.














