Hari Pramuka ke-65, Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Generasi Muda

Konawe, Sultrademo.co – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menekankan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, produktif, dan mampu menghadapi perkembangan zaman menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Yusran Akbar saat membacakan pidato Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Waseso, dalam peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Konawe, Sabtu (15/8/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam pidato tersebut, disampaikan bahwa generasi muda saat ini tumbuh di tengah perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi, transformasi ekonomi, dinamika geopolitik, hingga perubahan dunia kerja menghadirkan tantangan baru yang harus dihadapi generasi muda.

Menurut Yusran, berbagai perkembangan tersebut harus diimbangi dengan penguatan karakter. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan dalam menguasai teknologi, tetapi juga harus mampu memanfaatkannya secara bijak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Teknologi memberikan kemampuan yang semakin besar, tetapi karakter menentukan bagaimana kemampuan tersebut digunakan untuk kebermanfaatan umat manusia,” kata Yusran saat membacakan pidato tersebut.

Selain perkembangan teknologi, generasi muda juga menghadapi berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkotika, kekerasan, menurunnya kepedulian sosial, serta berbagai pengaruh negatif lainnya.

Dalam kondisi tersebut, Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran strategis melalui pendidikan nonformal yang berorientasi pada pembentukan karakter dengan berpegang pada Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

Yusran juga mendorong anggota Pramuka untuk terus meningkatkan wawasan, keterampilan, kreativitas, dan keberanian dalam mengembangkan gagasan serta melaksanakan kegiatan nyata di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Kami berharap setiap anggota Pramuka tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kreativitas, serta keberanian untuk melahirkan gagasan yang dapat dikembangkan di gugus depan, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Pramuka Didorong Aktif Jaga Lingkungan

Selain pembentukan karakter, Gerakan Pramuka juga didorong mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Yusran menyebut sejumlah kegiatan dapat dilakukan anggota Pramuka, mulai dari pengelolaan sampah, efisiensi penggunaan sumber daya, pemanfaatan energi bersih, hingga pengembangan potensi lokal sebagai bagian dari upaya menciptakan kehidupan yang berkelanjutan.

Kegiatan kepramukaan juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Anggota Pramuka dapat diarahkan untuk melakukan aktivitas produktif sesuai potensi daerah.

Di antaranya melalui pengembangan sektor pertanian, menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha, membantu masyarakat, serta menciptakan berbagai inovasi.

Menurut Yusran, berbagai kegiatan tersebut penting untuk membangun sumber daya manusia yang tangguh, mandiri, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Melalui berbagai kegiatan tersebut, Gerakan Pramuka dapat mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Konawe juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perkembangan Gerakan Pramuka.

Apresiasi tersebut disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah, para camat dan jajarannya, TNI-Polri, pembina dan pelatih Pramuka, orang tua, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta seluruh mitra strategis Gerakan Pramuka.

Ia berharap sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembinaan generasi muda dan kemajuan daerah, bangsa, serta negara.

Menutup amanatnya, Yusran mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka menjadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Gerakan Pramuka akan terus menjadi wadah pembentukan karakter bangsa dan melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam,” pungkasnya.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Muhammad Sulhijah

Pos terkait