Anggaran dan Fasilitas KIP Sultra Tidak Memadai, Dua Komisioner Mengundurkan Diri?

  • Whatsapp

KENDARI-SultraDemoNews- Sejak dilantik 04 Oktober 2017 lalu, Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tenggara (KIP) Sultra rupanya masih belum melaksanakan kegiatan sesuai dengan tupoksinya. Pasalnya, anggaran yang disiapkan untuk tahun 2018 hanya untuk honorarium dan rapat koordinasi komisioner, tidak ada anggaran untuk pelaksanaan program kerja seperti sosialisasi, advokasi, edukasi, penyelesaian sengketa informasi, penguatan kelembagaan, evaluasi dan tunjangan operasional.

Tidak hanya itu, dikatakan Ketua Komisi Informasi Sultra, Andi Hatta, hingga saat ini pihaknya masih belum memiliki kantor permanen dan fasilitas penunjang lainnya. Hampir dua tahun ini, KI menumpang di ruang rapat Dinas Kominfo Sultra dengan fasilitas sebuah komputer, meja dan kursi.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, untuk anggaran tahun 2019, Pemprov Sultra melalui Dinas Kominfo menganggarkan sosialisasi peran dan tugas KI yang telah dilaksanakan 2 Mei lalu. Selain itu, KI hanya diberi anggaran 125 juta untuk biaya koordinasi baik lokal maupun nasional.

“Akibatnya kami kesulitan kerja, mirisnya lagi, sudah tidak didukung anggaran program, fasilitas dan tunjangan program, komisioner ditahun 2019 ini belum menerima honor. Menurut kadis, terhambatnya pencairan honor tersebut karena gubernur belum menandatangani SK ataupun Pergub tentang honor KI,” bebernya, Selasa, 14/5/19.

Usulan SK gubernur itu, lanjut eks jurnalis senior ini, sudah diusulkan sejak Februari lalu, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

Ditambah lagi dua komisioner telah mengundurkan diri, hal itu lanjut Andi Hatta membuatnya sulit untuk bekerja.

“Atas persoalan itu kami tetap menempuh jalur musyawarah. Selain menyurat ke gubernur agar mendapat perhatian dan dukungan, juga menyurat ke DPRD untuk dilakukan hearing. Kami berpendapat Kadis Kominfo yang tidak aktif melakukan komunikasi dengan pemprov, bahkan Kadis kominfo yang diberi tugas untuk mengakomodir anggaran dan fasilitas KIP cenderung cuek dan tidak peduli,” tutupnya.

Sementara itu salah seorang komisioner yang mengundurkan diri, Suryadin membenarkan mundurnya dirinya. Ia telah mengundurkan diri sejak bulan lalu. Tidak dijelaskan apa alasannya, namun yang pasti sudah mengajukan pengunduran diri dan konferensi pers April lalu.

“Iaa sudah mundur, saya juga sdh konprensi pers bulan april kmrin klw sdh mengundurkan diri,” singkatnya melalui Via Watshapp. (AK)

  • Whatsapp

Pos terkait