Kendari, Sultrademo.co – Upaya memperkuat birokrasi profesional terus dilakukan Pemerintah Kota Kendari dengan menggelar tes wawancara bagi calon pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Kamis (9/4/2026).
Pelaksanakan tahapan tes wawancara bagi sejumlah kandidat JPT Pratama merupakan bagian dari penerapan sistem merit berbasis manajemen talenta.
Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Kendari dan dipimpin langsung oleh Sekda Kota Kendari, Amir Hasan.Tes wawancara diikuti peserta yang sebelumnya telah lolos seleksi administrasi dan penilaian kompetensi.
Para kandidat berasal dari berbagai perangkat daerah dan diproyeksikan mengisi sejumlah posisi strategis, di antaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Dalam prosesnya, peserta diwawancarai secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan. Wawancara difokuskan pada pendalaman kompetensi, pengalaman, serta visi kepemimpinan masing-masing kandidat.
Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, menegaskan bahwa tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kapasitas dan integritas yang memadai.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pejabat yang nantinya terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan manajemen talenta menjadi instrumen strategis dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing. Melalui sistem ini, penempatan aparatur tidak hanya berdasarkan kebutuhan jabatan, tetapi juga mempertimbangkan potensi dan kinerja individu secara berkelanjutan.
Selain itu, penerapan manajemen talenta diharapkan mampu menghadirkan sistem pembinaan karier ASN yang lebih transparan, objektif, dan berbasis kinerja. Dengan demikian, setiap aparatur memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai kapasitas masing-masing.
Pemerintah Kota Kendari juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui mekanisme seleksi yang akuntabel. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui rangkaian seleksi ini, diharapkan akan lahir pejabat JPT Pratama yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.








