Kendari, Sultrademo.co -Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, dalam hal ini Wali Kota Kendari menyatakan anggaran penanganan Covid-19 masih akan tetap dialokasikan tahun depan. Namun beliau berharap dana yang dialokasikan tidak lagi menelan biaya yang besar seperti tahun sebelumnya.
“Alasannya jumlah vaksinasi saat ini sudah bisa mencapai angka 70% di akhir tahun. Jadi tahun depan kalaupun terjadi sudah bisa kita antisipasi,” ungkap Sulkarnain.
Politisi PKS ini membeberkan dalam Rancangan APBD 2022, anggaran penanganan Covid-19 mencapai angka Rp.62 miliar. Akan tetapi dana yang dialokasikan tersebut tidak hanya untuk penanganan Covid, tetapi juga untuk dana lainnya.
“Ini tidak hanya untuk Covid, tetapi juga untuk dana lainnya seperti bencana alam yang mungkin kita tidak duga,” terangnya, Jumat (1/10/2021).
Wali Kota berharap dengan biaya tersebut mampu mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Kendari sehingga mampu menopang proses pemulihan ekonomi daerah.
“Pemulihan ekonomi ini harus segera dilaksanakan sehingga terserap dan bisa menjadi stimulan untuk pembangunan di daerah,” harapnya

















