Asah Karakter Anak Lewat Cerita Rakyat, Pemkot Kendari Gelar Lomba Bertutur SD/MI 2026

Ketgam : Pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Kendari Tahun 2026

Kendari, Sultrademo.co — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kota Kendari Tahun 2026. Acara pembukaan sekaligus technical meeting ini berlangsung khidmat di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Selasa (19/5/2026).

Lomba yang mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Berkarakter Melalui Kegemaran Membaca dan Bertutur” ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 19 hingga 25 Mei 2026 di Aula Gedung Layanan Perpustakaan Kota Kendari.

Bacaan Lainnya
 

Sebanyak 43 siswa-siswi kelas 4 dan 5 dari berbagai SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Kendari antusias mengikuti ajang ini setelah melewati masa pendaftaran daring maupun luring sejak 16 April hingga 18 Mei lalu.

Panitia telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp16.500.000 beserta piala dan piagam penghargaan untuk enam pemenang terbaik. Tak hanya itu, peraih juara pertama nantinya akan mengemban misi besar mewakili Kota Kendari di ajang serupa pada tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk menjaga objektivitas, kompetisi ini dinilai oleh dewan juri yang kompeten, meliputi:

* Bunda Literasi Kota Kendari
* Perwakilan komunitas literasi
* Akademisi sekaligus penggiat literasi

Sebagai informasi, pendanaan kegiatan ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik dari Perpustakaan Nasional RI serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Acara dibuka secara resmi dengan penampilan memukau tari tradisional Mandotambe oleh perwakilan siswa. Hadir dalam acara tersebut Plh. Sekretaris Daerah Kota Kendari Ld. Abdul Manas, Bunda Literasi Kota Kendari Shintya Anawula Sudirman, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip M. Akrim Kurdin, serta para guru dan orang tua pendamping.

Saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Kendari, Plh Sekda Abdul Manas menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar kompetisi musiman.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak kita tidak hanya belajar berbicara di depan umum, tetapi juga mengasah imajinasi, keberanian, serta kemampuan menyampaikan pesan secara kreatif dan inspiratif,” ujar Abdul Manas.

Ia menambahkan, budaya bertutur adalah warisan bangsa sarat nilai moral yang krusial bagi pembentukan karakter dan identitas generasi muda agar cerdas dan berdaya saing.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Kendari, M. Akrim Kurdin, dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba ini merupakan implementasi nyata dari gerakan pembudayaan membaca nasional.

Target utamanya adalah mendekatkan anak-anak pada literasi lokal, seperti buku cerita rakyat, legenda, dan sejarah kepahlawanan Sulawesi Tenggara. Melalui cara ini, diharapkan nilai-nilai kehidupan yang positif dapat terinternalisasi dengan baik pada diri anak sejak dini.

Di akhir sambutan, Pemkot Kendari berpesan kepada seluruh peserta untuk tampil percaya diri, penuh semangat, dan menjadikan momen ini sebagai pengalaman berharga untuk terus mengasah potensi diri.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait