Kendari, Sultrademo.co – Asmawa Tosepu secara resmi telah dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi sebagai Penjabat atau Pj Wali Kota Kendari pada Senin (10/10/2022).
Pelantikan tersebut berdasarkan SK Kemendagri Nomor 131.74 -5770 Tahun 2022 tentang Pengangkatan Penjabat Wali Kota Kendari.
Dengan begitu Asmawa Tosepu telah resmi menggantikan Wali Kota sebelumnya Sulkarnain Kadir, yang berakhir masa jabatannya tepat pada (9/10) lalu.
Untuk mengetahui siapakah sosok Asmawa Tosepu berikut ini profilnya
Asmawa Tosepu lahir dan menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dia dilahirkan di Wonggeduku, Konawe, 15 Oktober 1974.
Selain menghabiskan masa kecil dan pendidikan dasarnya di Konawe di tahun 1987, Asmawa melanjutkan jenjang pendidikan menengah pertama hingga menengah atas di Kota Kendari dan tamat pada tahun 1993.
Dia melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri atau STPDN di Bandung dan lulus di tahun 1997.
Dia tercatat sebagai alumni angkatan kelima sekolah kedinasan yang berpusat di Bandung, Provinsi Jawa Barat tersebut.
Kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana jurusan Kebijakan Publik Magister Administrasi Publik (MAP) di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.
Serta pendidikan Doktor jurusan Ilmu Administrasi di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Malang.
Asmawa menikahi wanita kelahiran Semarang (30 Mei 1973) bernama Sitti Chomzah pada 18 Januari 2004 dan dikaruniai 3 orang anak, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
Sebelum dimandatkan ke Kendari, suami dari Sitti Chomzah ini, adalah Kepala Biro Umum di Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak 22 Februari 2022 lalu hingga ditunjuk jadi PJ Wali Kota Kendari.
Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendagri di Jakarta sejak 7 Juni 2018 – 21 Februari 2022.
Bahkan pernah bertugas di Kabupaten Minahasa dan Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara sejak tahun 2000 hingga 2010.
Mulai dari Kamawil Hansip Kecamatan Minahasa di tahun 2000. Kasubag Penyusunan Program Setda Kabupaten Minahasa Selatan dan Kepala Kantor Penanaman Modal Kabupaten Minahasa Selatan.
Dia juga tercatat sebagai Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Sultra selama dua periode, 2019-2022 dan 2022-2027.
Serta pernah menjadi anggota Indonesia Offroad Federation (IOF) di Jakarta 2010-2015 dan menjadi Wakil Ketua Pengurus Daerah IOF Sulawesi Utara sejak 2011-2015. (adv)
















