Konawe Selatan, Sultrademo.co – Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, melantik pejabat Administator dan pejabat Fungsional lingkup pemerintahan Kabupaten Konawe selatan, Senin, (27/7/2026) di Lantai 3 Aula Kantor Bupati Konsel.
Bupati Konsel menegaskan bahwa agenda pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat mutasi dan promosi demi menjaga kelancaran roda birokrasi. Bupati mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat dan tidak menjadikan jabatan sekadar formalitas.
Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bupati Irham Kalenggo dalam sambutan pelantikan pejabat dan pengangkatan pertama Jabatan Fungsional di lingkup Pemkab Konawe Selatan.
“Kepada pejabat yang baru dilantik, saya menitipkan pesan agar Saudara segera bergerak cepat. Jangan sekadar menunjukkan ‘muka’ atau sekadar formalitas jabatan, tetapi tunjukkanlah kinerja yang nyata,” tegas Irham.
Bupati menjelaskan, pengisian kekosongan jabatan ini penting dilakukan agar tidak menghambat akselerasi program kerja serta pelayanan kepada masyarakat. Proses pengisian jabatan tetap berpatokan pada prinsip profesionalisme, kualifikasi, dan kompetensi yang sesuai kebutuhan organisasi.
Selain itu, seluruh tahapan mutasi dan promosi dipastikan berjalan sesuai regulasi nasional serta terkoordinasi secara ketat dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar terdata secara resmi dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan tiga poin penting yang harus segera dilaksanakan oleh pejabat yang baru saja dilantik:
1. Segera menyesuaikan diri di lingkungan kerja baru dan memahami tugas pokok serta fungsi (tupoksi) secara mendetail.
2. Menjaga etika dan kedisiplinan tinggi dalam menjalankan amanah birokrasi.
3. Menciptakan inovasi untuk mempermudah pelayanan masyarakat sehingga keberadaan pejabat baru membawa dampak positif nyata.
Pelantikan kali ini juga secara khusus mengukuhkan 130 PNS dalam pengangkatan pertama Jabatan Fungsional. Menurut Bupati, Jabatan Fungsional merupakan tulang punggung reformasi birokrasi yang berfokus pada keahlian, kinerja, dan pelayanan publik.
Kepada 130 PNS tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan emosional dan spiritual dalam melayani warga.
“Terjadinya keluhan masyarakat dalam pelayanan sering kali disebabkan karena kurang peka terhadap permasalahan yang ada. Kecerdasan emosional berkaitan erat dengan etika birokrasi. Teori dan pengetahuan kode etik saat latsar tidak ada artinya jika tidak diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” lugasnya.
Sebagai langkah strategis kedepan, Pemkab Konawe Selatan juga bersiap melakukan Expose Manajemen Talenta di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Program ini merupakan bentuk investasi jangka panjang daerah untuk memastikan setiap posisi birokrasi diisi oleh SDM yang paling kompeten, berpotensi, dan inovatif.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian visi daerah, yaitu “Konsel SETARA: Sehat, Cerdas, dan Sejahtera”.
“Selamat bekerja kepada saudara-saudari yang baru dilantik. Mari kita tunjukkan kerja nyata untuk bersama-sama membangun Kabupaten Konawe Selatan ke arah yang lebih baik,” tutup Irham Kalenggo






