Kendari, Sultrademo.co – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya dengan mengedepankan kekompakan, komunikasi yang sehat, dan hubungan kerja yang harmonis di seluruh jajaran Pemerintah Kota Kendari.
Wali Kota menekankan pentingnya saling menyayangi dalam arti kebersamaan sebagai sesama saudara, bukan dalam konteks pribadi. Ia mengingatkan agar tidak ada konflik internal, permusuhan, maupun sikap saling diam atau “baku bombe” yang dinilai dapat merusak kinerja pemerintahan.
“Kita harus kompak, saling dekat, dan saling mendukung. Jangan ada salah paham yang dibiarkan hingga menjadi konflik. Itu tidak bagus dan sangat mempengaruhi kinerja,” tegasnya, Rabu, (21/01/2026).
Wali Kota juga menyinggung banyaknya contoh hubungan tidak harmonis antara kepala daerah dan jajarannya di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.
Menurutnya, konflik di level pimpinan akan berdampak langsung pada kebingungan dan ketidaknyamanan para kepala OPD, sekretariat daerah, camat, hingga pejabat teknis lainnya.
Belajar dari pengalaman periode sebelumnya, Wali Kota menegaskan tidak ingin pola kepemimpinan yang tertutup dan penuh jarak kembali terulang. Ia membuka diri terhadap kritik dan masukan, asalkan disampaikan dengan cara yang baik, santun, dan tidak menekan.
“Saya orangnya terbuka. Silakan datang, silakan bicara, yang penting caranya baik. Saya tidak suka ditekan. Kalau datang dengan nada tinggi, tentu akan dibalas lebih keras,” ujarnya.
Ia juga dengan tegas menolak adanya upaya adu domba atau provokasi di internal pemerintahan. Menurutnya, sering kali konflik antara kepala daerah dan wakilnya dipicu oleh pihak-pihak tertentu yang sengaja
“mengompori” dengan informasi sepihak tanpa konfirmasi.
“Provokator itu harus kita tebas bersama. Jangan mau terpengaruh isu atau cerita yang tidak dikonfirmasi langsung. Kalau ada masalah antara saya, Pak Wakil, atau Pak Sekda, itu urusan kami, bukan untuk disebarkan,” katanya.
Wali Kota berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Kendari dapat mengambil pelajaran dari pengalaman dan contoh kurang baik di masa lalu, serta bersama-sama membangun pemerintahan yang solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Hal-hal kecil seperti ini jangan dianggap sepele, karena sangat mempengaruhi kinerja dan masa depan pemerintahan kita,” pungkasnya.








