Covid-19 Sebabkan Pasokan Darah PMI Minim, Brimob Polda Sultra Gelar Donor Darah

Kegiatan donor darah, Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian daerah Sulawesi Tenggara (Foto/Ilfa)

Kendari, Sultrademo.co –  Peduli kesehatan cegah Corona virus desease 2019 ( Covid 19) Korps Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kegiatan donor darah yang dipimpin oleh Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum di Satuan Brimob Polda Sultra, Sabtu (11/4/2020)
 
Kabag Ops Kompol Aris Rallang yang mewakili Dansat Brimob Polda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan yang di laksanakan Joglo Sat Brimobda Sultrapada tersebut merupakan bentuk kepedulian Sat Brimob Polda Sultra. Kegiatan tersebut diikuti oleh Batalyon Por dan Den Gegana sebanyak 100 Personil .

“Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 serta sebagai Implementasi Perintah Kapolri melalui As SDM Kapolri tentang bantuan pengerahan donor darah,”ujarnya.

Bacaan Lainnya
 

Ditempat yang sama PMI kendari yang di wakili oleh dr. Liya Sari menyampaikan Untuk pihak kami ada 6 orang petugas dari RS. PMI dan terima kasih kepada Satuan Brimob Polda Sultra yang turut berpatisipasi dalam pemenuhan stok darah dalam menghadapi pandemi Covid-19 khususnya di wilayah Sultra.

“Sebelumnya kami melakukan pemeriksaan tekanan darah dan dilanjutkan dengan pemeriksaan HB dan kepada personil yang memenuhi syarat baru kami lakukan pengambilan darah yang dilakukan oleh petugas dari Unit Transfusi darah RS. PMI kendari,” ujar dr Liya sari

Diketahui Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Adarma Sinaga, SIK, M.Hum mengecek pelaksanaan kegiatan dan ikut serta melakukan donor darah. Ditempat yang sama juga dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Direktur RS. PMI dr. Liya Sari kepada Dansat Brimob Polda Sultra Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait