Salah satu alumni Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Dr. Edy Gunawan, SE., MM dilantik menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Kementrian Transmigrasi, Senin (15/9).
Edy Gunawan menapaki dunia kampus tahun 1989 ketika menjadi mahasiswa di Program Studi Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Umhalu (sekarang UHO).
“Awal tiba di Kendari saat masuk kuliah, dia bermalam di rumah kami,” kata Arafat, sahabat seangkatan Edy saat masuk kuliah.
Perkenalan keduanya membawa mereka terjun kedunia aktivis. Di intra kampus mereka aktif di organisasi formal Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) dan BPM. Bahkan kemudian Edy menjabat Sekum SM FE Unhalu, sementara Arafat pernah menjabat Ketua BPM FE.
Di organisasi ekstra kampus, Edy dan Arafat bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tahun 1991 Di organisasi ini Edy pernah menjabat Ketum HMI Komisariat FE Unhalu periode 1992/1993, sementara Arafat periode berikutnya yakni 1993/1994. Kemudian Edy menjadi salah satu Ketua di HMI Cabamg Kendari.

Walaupun terjun menjadi aktivis, namun Edy tergolong mahasiswa yang beeprestasi di akademik. “Dia salah satu mahasiswa yang menonjol akademiknya,” kata Arafat.
Pada tahun 1994, Edy meraih gelar sarjananya, namun dia tetap akif sebagai pengurus HMI Cabang Kendari. Pada tahun 1996, Edy mengikuti seleksi CPNS di Kementrian Keuangan, dan dinyatakan salah satu yang lulus ribuan pendaftar. Saat itu Menkeu adalah Marie Muhammad yang dijuluki Mr. Clean.
Saya masih ingat, Bang Edy sempat datang ke sekretariat HMI Cabang Kendari untuk berpamitan berangkat ke Jakarta untuk melaksanalan tugas. Saat itu dia memperlihatkan pengumuman kelulusannya.
Bang Edy memulai karirnya di Kememkeu dari bawah. Dari staf biasa, lalu jadi pelaksana, kemudian naik di level Kasubag. Seiring waktu posisinya naik di eselon III diantaranya dia menjabat Kepala Bagian Pengadaan Biro Perlengkapan (2009-2011), lalu berpindah menjadi Kepala Bagian Bimbingan dan Layanan Pengadaan (2011-2017), setelah itu menjadi Kepala Bagian Perencanaan Barang Milik Negara (2017-2018).
Pada bulan November 2018, tepatnya tanggal 21 November naik menjadi pejabat eaelon II yakni sebagai Kepala Biro Manajemen BMN dan Pengadaan.

Dalam upaya mengembangkan karirnya Bang Edy juga terus meningkatkan pendidikannya. Dia menyelesaikan Magisten Manajemen di Universitas Persada tahun 2003, kemudian meraih gelar doktor dalam ilmu manajemen sumber daya manusia di Pascasarjana UNJ tahun 2017.
Setelah sekian tahun berkarir di Kementerian Keuangan, akhirnya pria kelahiran Jakarta, 16 November 1969 ini, kini naik jabatan di Eselon I yakni sebagai Sekjen Kementrans.
Informasi pelantikannya menyebar di WAG KAHMI Sultra Nusantara, dan banyak yang memberikan ucapan selamat, doa dan dukungan.
Di keluarga KAHMI Sultra, Bang Edy terus membangun komunikasi dan silaturahmi. Beberapa kali kegiatan KAHMI di Kendari, Bang Edy meluangkan waktunya untuk pulang.
Selamat Bang, insya Allah amanah, berkah, dan sukses.






