Kendari, Sultrademo.co – Kota Kendari resmi memasuki masa pelaksanaan forum internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026. Kedatangan pertama delegasi tercatat di Bandara Haluoleo, Selasa (5/5/2026), menandai dimulainya rangkaian kegiatan akbar tersebut.
Tamu internasional pertama yang tiba adalah Kepala CLG Institute, Bambang Susantono. Ia mendarat menggunakan maskapai Batik Air dan disambut langsung oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari, antara lain Kepala DLHK Erlis Sadya Kencana dan Kepala Dispar Hermawaty.
Bambang menjelaskan, forum ini merupakan wadah kolaborasi pemerintah daerah se-Asia Pasifik yang fokus pada pembangunan perkotaan berkelanjutan. Tahun ini, Kendari dipercaya menjadi tuan rumah menggantikan Filipina yang menjadi lokasi penyelenggaraan tahun lalu.
“Ini kesempatan besar untuk membuka peluang kolaborasi. Kendari bisa memanfaatkan momen ini memperluas jejaring dan memperkenalkan potensi daerah,” ujarnya.
Forum UCLG ASPAC 2026 akan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 dengan berbagai agenda strategis, mulai dari diskusi internasional, pertemuan kepala daerah, hingga kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon di Kebun Raya Kendari.
Pemerintah Kota memastikan seluruh persiapan, mulai dari transportasi, venue, hingga penyambutan telah dimatangkan. Dengan mulai berdatangannya delegasi dari berbagai negara, Kendari kini resmi menjadi sorotan utama di kawasan Asia Pasifik.














