Jakarta, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari serius menggarap program Data Kelurahan Presisi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, Sahuryanto, bersama Kabid E-Government Hery, melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI,
Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan pusat dan daerah, serta membahas strategi dan dukungan teknologi dalam pelaksanaan program berbasis data spasial dan statistik.
“Tujuan kami adalah menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah dalam pengembangan data digital kelurahan,” kata Sahuryanto.
Usai dari Komdigi, Sahuryanto melanjutkan agenda ke Bogor. Ia bertemu langsung dengan Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, Prof. Dr. Ir. Sofyan Sjaf, M.Si — inisiator Data Desa Presisi.
Pertemuan berlangsung hangat dan produktif. Prof. Sofyan menyambut positif langkah Pemkot Kendari.
“Alhamdulillah, hari ini kita berdiskusi dengan Kadis Kominfo. Insyaallah prospeknya cepat. Tapi partisipasi kelurahan, lurah, dan pemuda sangat penting,” ujar Prof. Sofyan.
Menurutnya, penyusunan data kelurahan presisi ditarget rampung dalam empat bulan. Tahap awal difokuskan pada proses administratif dan pelibatan masyarakat setempat.
Tak hanya itu, Prof. Sofyan juga mengungkapkan bahwa penandatanganan MoU antara IPB dan Pemkot Kendari dijadwalkan pada 17 Juni 2025.
“Insyaallah tanggal 17 nanti akan ada MoU, menyesuaikan jadwal Pak Rektor dan Ibu Wali Kota. Setelah itu kita langsung diskusi teknis,” jelasnya.
Program Data Kelurahan Presisi ini diharapkan mendorong pembangunan berbasis data nyata, partisipatif, dan berkelanjutan.
Langkah ini juga jadi pijakan penting menuju Kendari sebagai smart city yang humanis dan inklusif.
“Ini bagian dari mewujudkan Kendari Semakin Maju,” tutup Sahuryanto.
Laporan : Hani
Editor : UL










