Disperkim Pastikan Penerima Bantuan Bedah Rumah di Muna Tepat Sasaran

Ketgam: Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Ashar Dulu. (Foto: Pitra/sultrademo)

Muna, Sultrademo.co –Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Ashar Dulu memastikan penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau kerap disebut bedah rumah tepat sasaran.

“Kita menargetkan, kuota bedah rumah tahun 2023 tidak kurang dari kuota tahun 2022. Agar masyarakat dapat memiliki rumah layak huni disetiap desa. Tentunya, bantuan tersebut akan diberikan dengan tepat sasaran,” ujarnya, Kamis 5 Januari 2023.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, program bedah rumah tahun ini merupakak hal yang penting karena berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, Olehnya itu program ini akan tetap berjalan sesuai dengan anggaran yang ada. Meski begitu, lanjut Ashar, di tahun 2022 kuota bedah rumah berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hal itu terjadi karena gelombang kedua bedah rumah tahul lalu tidak terlaksana.

“Jadi, ada beberapa komponen-komponen yang harus disempurkan berkaitan dengan pengimputan dari sasaran yang kemarin banyak laporan dari desa dan memiliki data yang tidak akurat. Sehingga pihak balai menunda bantuan bedah rumah pada gelombang kedua tersebut,” bebernya.

Lebih jauh, mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muna ini menuturkan, pihaknya berharap geseran dari penundaan gelombang kedua tahun sebelumnya ditambah dengan kuota 2023, bisa dua kali lebih banyak dibandingkan jatah 2022.

“Jika dijumlah, tahun ini kuota bedah rumah bisa mencapai hingga 700 unit. Untuk anggarannya, kita belum dapat memastikan tetapi setiap unit mendapat anggaran sebanyak Rp. 20 juta, yang dikirim langsung ke nomor rekening masyarakat,” cetusnya.

Adapun, kata Ashar, syarat untuk mendapatkan bantuan bedah rumah sangatlah sederhana, masyarakat yang benar-benar layaknya berhak mendapatkan bantuan tersebut. “Syarat-syaratnya sangatlah sederhana, cukup kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP). Selanjutnya, tim akan turun langsung kelapangan untuk memastikan layak dan tidaknya untuk mendapat bantuan tersebut. Jadi, bukan secara administrasi kelayakan mendapatkan bantuan tersebut tetapi secara teknis,” pungkasnya.

Laporan: Pitra

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait