Bahas 13 Raperda, DPRD Konawe Bentuk Panitia Khusus

  • Whatsapp
Ketgam : Suasana Pembentukan Panitia Khsusus Pembahasan 13 Raperda. Foto : Istimewa

KONAWE, Sultrademo.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe membentuk panitis khsusus (Pansus) untuk membahas 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tediri dari enam Raperda Kabupaten Konawe, dan tujuh Raperda Inisiatif Dewan tahun 2020.

Pembentukan Pansus itu merujuk pada rekomendasi empat fraksi di DPRD Konawe, yakni Fraksi Konawe Gemilang nomor surat : 03/15/2020, Fraksi Partai Gerindra nomor :003/gerindra/2020 , Fraksi PDIP nomor :03/14/2020 dan fraksi Partai Bulan Bintang nomor 02/PBB/2020.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua I DPRD Konawe, Kadek Rai Sudiany menuturkan, pembentukan Pansus merupakan usulan dari masing-masing fraksi, dengan dasar itulah Pimpinan DPRD memberikan Surat Keputusan (SK) kepada anggota Pansus untuk membahas Raperda tersebut.

“Pembahasan Raperda tersebut Pansus DPRD Konawe melibatkan masing-masing dari dinas yang bersangkutan,” ucapnya di Gedung DPRD Konawe, Kamis, (16/1/2020).

Kata Kadek, bilamana dalam pembahasan 13 Raperda tersebut terdapat beberapa kendala, maka para Pansus berhak untuk mencoret Raperda.

“Kalau ada Raperda yang ditemukan ganda atau sudah ada perdanya, maka pansus miliki kewenangan untuk mencoret,” katanya.

Pansus dibagi menjadi tiga kelompok dan akan membahas Raperda selama dua hari, dimulai 16-17 Januari 2020.

Pansus I (satu) membahas Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Serta Raperda tentang penataan desa di Kabupaten Konawe.

Sedangkan Pansus II (dua) membahas Raperda tentang Pengelolaan distribusi Gabah dan Tata Niaga Beras, Raperda tentang pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, Raperda tentang perubahan Perda nomor 9 tahun 2014 rancangan tata ruang wilayah Kabupaten Konawe.

“Dan Pansus III (tiga) membahas Raperda tentang pencegahan penyakit Tuberkolosis dan HIP/AID di Kabupaten Konawe dan Raperda tentang penanggulangan bencana daerah di Kabupaten Konawe,” tutupnya.

Reporter : Jumardin
Editor : Adin

Pos terkait