Festival Tenun Karnaval Sultra, Ketua Dekranasda Tampilkan Tenun Sangka Oleo Tepuli

Ketgam : Ketua Dekranasda tampilkan Tenun khas kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Ketua Dekranasda Kota Kendari, Siti Chomzah Asmawa mengikuti Festival Tenun Karnaval Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2023 dengan menampilkan tenun Tolaki daerah dari Kota Kendari “Sangia Oleo Tepuli”.

Acara yang di buka Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budi Revianto dihadiri juga Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu bersama Pj dan sejumlah kepala daerah Kabupaten/Kota lainnya di Sultra.

Bacaan Lainnya
 

Kegiatan ini berlangsung di depan Kantor Balai Kota Kendari, Jalan H. Abdul Silondae, Sabtu (3/11/2023) malam.

Pj Gubernur Sultra mengatakan, tenun merupakan sebuah potensi ekonomi yang tidak meninggalkan budaya sebagai bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, dirinya menginginkan perlu adanya langkah kongkret dari Pemerintah Provinsi Sultra termasuk juga Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara untuk menjadikan tenun sebagai salah satu potensi ekonomi.

Sekjen Kemenkumham Republik Indonesia ini meminta dinas terkait termasuk juga para bupati dan wali kota untuk memperbaiki data sebaran perajin tenun di Sultra. Berikutnya merumuskan dan memberikan program-program yang dapat menguatkan para pengrajin tenun Sultra.

“Selaku Pj Gubernur dan sekaligus Sekjen Kemenkumham RI, perlu saya informasikan bahwa yang hadir disini termasuk seluruh masyarakat se-Sultra kita harus lindungi tenun Sultra. Para Bupati/Wali kota daftarkan tenun untuk kita fasilitasi, karena dari data Irjen Kekayaan intelektual khususnya Kekayaan Intelektual Regional (KIK) sebagaimana amanah PP No. 56 terdapat (hanya) 49 tenun yang tercatat,” ucapnya.

Terakhir,  Pj Gubernur Sultra menekankan agar jangan membiarkan para pengrajin dan pedagang tenun berjuang sendiri untuk mempertahankan warisan budaya Sulawesi Tenggara.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait