Gubernur & DPRD Sultra Sepakat Alokasikan Dana Rp 300 Miliar, Siapkan Dana Cadangan Rp 500 Miliar Untuk Covid-19

  • Whatsapp

Kendari, sultrademo.co – Gubernur dan DPRD Sulawesi Tenggara menyepakati alokasi anggaran sebesar Rp 300 miliar diperuntukkan bagi Pengadaan APD, Fasilitas Kesehatan, dan Insentif Tenaga Kesehatan, serta Aparat Sipil Negara lainnya serta aparat TNI/Polri yang terlibat dalam penanganan Corona (Covid-19).

Sebelumnya DPRD Sultra menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Penanganan dan Anggaran Covid-19 di Sulawesi Tenggara yang dihadiri oleh Pimpinan DPRD Sulawesi Tenggara dan Forkopimda lengkap.

Bacaan Lainnya

Pj. Sekda Provinsi Sultra Laode Ahmad Pidana Bolombo selaku Ketua Gugus Tugas dan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) beserta OPD terkait seperti Kepala BPKAD, Dirut RS Bahteramas, Kadinkes, Kadishub, Kadis Dikbud dan Ka. SKPD lainnya.

Hadir juga para Ketua Fraksi masing-masing Ketua Fraksi Nasdem Sudarmanto, Ketua F. Gerindra H. Supratman, Ketua F. PKS Rasyid , Pimp. Fraksi Gabungan Fajar Ishak, Ketua F. PAN Syamsul Ibrahim, F. Partai Demokrat Salam Sahadia, F. PDIP Laode Febhy Rifai, dan F. Partai Golkar H. Rahman Rahim.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Sultra H. Abdurrahman Saleh. Dimulai pukul 14.00 hinggga 17.15 Wita.

Berikut kesimpulan rapat tersebut :

1. Gugus tugas sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Namun disarankan untuk terus memperbaiki kinerjanya terutama memperkuat koordinasi antara Tim di Provinsi maupun dengan Tim serupa di Kab/Kota. Juga disarankan untuk memperkuat Publikasi terhadap hasil-hasil kerjanya. Karena “perang” melawan pandemi Corona harus bersifat semesta dan melibatkan semua.

2. Alokasi anggaran sebesar Rp 300 miliar diperuntukkan bagi Pengadaan APD, Fasilitas Kesehatan, dan Insentif Tenaga Kesehatan, serta Aparat Sipil Negara lainnya serta aparat TNI/Polri yang terlibat dalam penanganan Corona. Anggaran tersebut juga akan digunakan dalam pengadaan Jaring Pengaman Sosial bagi Kepala Keluarga (KK) miskin di Sulawesi Tenggara, seperti pengadaan sembako, terutama beras dan gula. Uang sebesar Rp 300 miliar tersebut sudah siap di kas pemprov yang bersumber dari DAU, pemotongan DAK, dan Silpa.

3. Berdasarkan simulasi yang dibuat oleh Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Saleh, untuk beras 50 kg bagi KK miskin –yang berdasarkan data BPS sekitar 154 ribu KK– dibutuhkan anggaran sebesar Rp 65 miliar. Tentu juga sangat penting untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaannya. Penyaluran akan dilaksanakan oleh Bulog dibantu oleh aparat TNI/Polri serta diawasi oleh DPRD.

4. Rapat juga mengusulkan kepada Gubernur untuk membuat Surat Edaran kepada Bupati/Walikota agar menunda penagihan pajak/retribusi yang bersumber dari Perda bagi Rumah Makan, Restoran, Hotel, dan UKM di Sulawesi Tenggara.

5. Rapat juga meminta Gubernur untuk menyampaikan kepada PLN agar pelanggan listrik berkapasitas 1.300 KWH juga mendapatkan kompensasi pengurangan tagihan.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sultra, Muh Endang SA mengapresiasi dukungan Ketua DPRD Sultra dan para Ketua Fraksi

“Saya juga mengapresiasi Ketua DPRD Sultra serta Pimpinan DPRD Herry Asiku, Nursalam Lada, dan para Ketua Fraksi yang secara bulat tanpa prasyarat setuju dan mendukung penuh kerja-kerja serta pemenuhan kebutuhan anggaran yang diperlukan” Ungkapnya.

“Bahkan sikap Ketua DPRD yang memimpin langsung rapat di tengah kondisi kesehatan yang kurang baik layak diapresiasi. Beliau juga sudah menyiapkan simulasi-simulasi dan konsep kerja yang dibutuhkan” Pungkasnya.

Pos terkait