Pelatihan Literasi Digital Dorong Perempuan Jadi Garda Terdepan Lindungi Keluarga di Era Digital

Ketgam : Pelatihan Peningkatan Peran Perempuan dalam Literasi Digital Keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengusung tema "Perempuan Cerdas Digital, Keluarga Aman, Produktif, dan Berkarakter

Kendari, Sultrademo.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, membuka Pelatihan Peningkatan Peran Perempuan dalam Literasi Digital Keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengusung tema “Perempuan Cerdas Digital, Keluarga Aman, Produktif, dan Berkarakter”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara, Selasa (21/7/2026).

Dalam sambutannya, Amir Hasan menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa banyak kemudahan dalam kehidupan masyarakat. Namun, di balik berbagai manfaat tersebut, terdapat tantangan yang harus dihadapi secara bijaksana, terutama dalam lingkungan keluarga.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran strategis dalam membangun budaya literasi digital di rumah tangga. Orang tua tidak hanya dituntut mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga menjadi teladan sekaligus pendamping bagi anak-anak dalam menggunakan internet dan media sosial secara sehat, aman, dan produktif.

“Keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, orang tua harus memahami perkembangan dunia digital agar mampu mengawasi dan mengarahkan anak memanfaatkan teknologi secara positif,” ujar Amir Hasan.

Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi digital untuk melindungi keluarga dari berbagai ancaman di ruang siber, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), penipuan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi.

“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana kita bijak, bertanggung jawab, dan beretika dalam memanfaatkan ruang digital,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari, Hj. Hasria Amir Hasan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam memperkuat kapasitas perempuan menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, peningkatan literasi digital tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya keamanan, etika, serta tanggung jawab dalam bermedia digital.

Ia berharap seluruh peserta dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan keluarga maupun masyarakat sehingga mampu menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, cerdas, dan berdaya saing.

“Perempuan memiliki peran penting sebagai pendidik pertama di dalam keluarga. Melalui pelatihan ini kami berharap anggota DWP dapat menjadi pelopor dalam membangun keluarga yang cerdas digital,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menyampaikan bahwa penguatan literasi digital merupakan langkah strategis dalam mendukung terwujudnya keluarga ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi digital harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, memilah informasi yang benar, serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, serta pemanfaatan media digital untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat.

Pelatihan ini diikuti 120 peserta yang terdiri atas anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) kecamatan se-Kota Kendari.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap lahir perempuan-perempuan yang mampu menjadi motor penggerak literasi digital di lingkungan keluarga, sehingga dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait