Gubernur Sultra Lepas 2.044 Jemaah Calon Haji, Tertua Berusia 101 Tahun

Kendari, Sultrademo.co Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, secara resmi melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Sultra tahun 1446 H/2025 M di Aula Asrama Haji Kendari, Kamis (15/5/2025). Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada perwakilan ketua kloter Sultra.

Acara pelepasan yang dirangkai dengan Istighosah untuk kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra, Sekda Sultra, Forkopimda, para kepala OPD Pemprov, pimpinan instansi vertikal, ormas Islam, serta jajaran Kemenag Sultra, baik secara langsung maupun daring.

Bacaan Lainnya

Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, dalam laporannya menyebut total JCH Sultra tahun ini berjumlah 2.044 orang. Mereka terdiri dari 1.900 jemaah haji reguler, 101 jemaah lansia, 15 petugas haji daerah (PHD), 2 pendamping KBIHU, serta 26 petugas haji, termasuk tim kesehatan dan pembimbing ibadah.

“Jemaah terbagi dalam enam kloter, lima kloter utuh dan satu kloter gabungan bersama jemaah dari Sulsel dan Papua, semuanya tergabung dalam Embarkasi Makassar,” jelas Saleh.

Tahun ini, titik keberangkatan JCH Sultra tersebar di empat lokasi, yakni Bandara Haluoleo Kendari, Bandara Betoambari Baubau, Bandara Sangia Nibandera Kolaka, serta melalui Pelabuhan Tobaku menuju Siwua.

Yang menarik, jemaah tertua tahun ini adalah Muhamad Saradji (101) tahun asal Kolaka, sementara jemaah termuda adalah Zahra Saadah Fatiyyah Tanzil (19) tahun asal Kendari.

Saleh juga mengungkapkan, per April 2025, daftar tunggu haji Sultra telah mencapai 50.254 orang, dengan estimasi masa tunggu selama 27 tahun. Ia mengingatkan jemaah agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Mengingat kondisi cuaca di tanah suci yang panas, kami imbau para jemaah untuk menjaga kesehatan, makan teratur, dan cukup istirahat. Fokus selesaikan ibadah yang wajib, jangan paksakan diri mengejar yang sunnah,” pesan Saleh.

Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka dalam sambutannya meminta jemaah menjaga kekompakan dan mendoakan masyarakat serta para pemimpin Sultra.

“Kalau ada jemaah yang kekurangan, tolong bantu. Karena kebaikan yang kita berikan akan dibalas Allah SWT, dan kita tidak pernah tahu kapan itu datang,” ujarnya.

Sebagai bentuk perhatian, Gubernur juga memberikan uang saku kepada para jemaah sebanyak Rp1 juta untuk 1.917 jemaah reguler (termasuk PHD dan KBIHU), dan Rp1,5 juta untuk jemaah lansia. Uang saku itu akan disalurkan melalui Kanwil Kemenag Sultra dalam waktu maksimal tiga hari.

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menanggung biaya perjalanan lokal jemaah haji Sultra mulai tahun depan, yang akan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda).

“Saya titip nama baik Sultra. Jangan sampai ada yang bicara buruk soal jemaah kita di tanah suci,” pungkas Andi Sumangerukka.

Laporan: Arini Triana Suci R

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait