Update Covid Header Berita

JaDI Konsel Tegaskan Tolak Rencana Kedatangan TKA Asal Tiongkok di Sultra

Kendari, Sultrademo.co – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kabupaten Konawe Selatan menegaskan penolakannya terhadap rencana kedatangan 500 TKA asal Tiongkok ditengah pelaksanaan New Normal. Sebelumnya Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menerima rencana kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA ) asal Tiongkok 23 Juni mendatang untuk bekerja di PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Morosi Kabupaten Konawe, Sultra.

Padahal, sebelumnya di bulan April 2020, Gubernur bersama DPRD Sultra menolak rencana tersebut karena situasi pandemi Covid-19.

“Yang perlu diketahui oleh Gubernur Sultra bahwa pemberlakukan New Normal bukan berarti pandemi Covid-19 berakhir. Bahkan pemberlakuan New Normal itu jawaban bahwa virus tersebut masih sulit diatasi. Nah, di kondisi itu mestinya Gubernur paham dan tetap menolak rencana kedatangan TKA Cina tersebut. Makanya kami tetap pada komitmen awal untuk menolak dengan tegas,” ungkap Presidium JaDI Konsel Sutamin Rembasa melalui rilisnya, Selasa (16/06/2020).

tengah post

Sutamin yang juga merupakan Ketua Relawan Covid-19 DPP Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra ini mengungkapkan bahwa kedatangan TKA ini dapat menambah keresahan masyarakat Sultra.

tengah post 2

“Kita masyarakat Sultra saat ini masih hidup di tengah pandemi Covid-19. Saya saja sebagai relawan masih terus bergerak membantu masyarakat terdampak yang masih terlihat wajah keresahan. Pemerintah jangan menambah keresahan masyarakat itu dengan mendatangkan TKA Cina di Sultra. Apalagi masyarakat tahu bahwa Cina adalah negara yang pertama kali terkena virus ini. Jangan karena alasan ekonomi, pemerintah mengorbankan masyarakatnya,” tegasnya.

Menurutnya, alasan ingin kembali menggairakan aktivitas ekonomi masyarakat di tengah pandemi dengan mendatangkan TKA tidaklah tepat.

“Yang lokal dirumahkan, yang asing didatangkan. Ini aneh sekali. Kalau ingin hidupkan kembali ekonomi masyarakat Sultra, sediakan pekerjaan bagi masyarakat Sultra, bukan mendatangkan pekerja asing yang jumlahnya sampai ratusan itu,”pungkasnya.

Laporan : Ilfa
Editor : MA

 

Berlangganan Berita Terbaru Sultrademo.co!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.