Kolaka Timur, Sultrademo.co – Peserta Seleksi Tilawatil Qur’an Hadis (STQH) asal Kota Baubau resmi memulai pemusatan latihan di Hotel Mira pada Rabu (21/5/2025).
Kegiatan bertajuk Planning Centre ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk kesiapan delegasi kota tersebut dalam menghadapi STQH tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan digelar di Kendari.
Dalam sambutannya, La Ode Aswad menegaskan bahwa pemusatan latihan ini mencerminkan komitmen serius Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau untuk menyiapkan kafilah terbaik.
“Ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas peserta. Kami ingin delegasi Baubau tampil maksimal di ajang bergengsi ini,” ujarnya.
Sebanyak 13 peserta yang terpilih sebagai perwakilan Kota Baubau akan menjalani serangkaian pelatihan intensif, mulai dari teknik tilawah, tahfiz, hingga pemahaman hadis. La Ode Aswad juga berpesan agar para pelatih dan pembina memberikan pendampingan optimal, sementara peserta didorong untuk disiplin dalam persiapan.
“Hasil tidak akan mengkhianati usaha. Sekuat apa pun pelatih, jika peserta tidak serius, mustahil meraih prestasi,” tegasnya.
Optimisme pun mengiringi langkah ini. Meski bersaing dengan perwakilan kabupaten/kota se-Sultra, Asisten I Setda meyakini kafilah Baubau mampu menorehkan hasil terbaik.
“Kami percaya 13 delegasi ini telah dipersiapkan dengan matang. Semoga kerja keras mereka membawa nama Baubau ke tingkat nasional,” tambahnya.
STQH 2025 di Kendari menjadi ajang penting untuk mengevaluasi kemampuan baca dan hafalan Al-Qur’an serta pemahaman hadis di tingkat daerah.
Pemkot Baubau berharap, melalui persiapan terstruktur ini, peserta tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menebarkan nilai-nilai spiritualitas dalam kompetisi.
Laporan : Uci Lestari
Editor : UL









