Baubau, Sultrademo.co – Kasus dugaan pelecehan seksual mencoreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berinisial MA dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) atas dugaan pelecehan terhadap stafnya sendiri, WD.
Laporan dugaan pelecehan ini telah diterima dan kini tengah ditangani serius oleh pihak BGN Regional Sultra.
Berdasarkan surat aduan yang beredar, dugaan pelecehan bermula saat MA kerap mengirimkan pesan berupa video melalui akun media sosial pribadinya kepada korban.
Meski korban tidak pernah merespons pesan-pesan tersebut, MA diduga tidak berhenti. Pelaku justru semakin intens mengirimkan video pendek bermuatan tak pantas yang disertai kalimat bernada pelecehan.
Akibat perlakuan atasan tersebut, korban mengaku mengalami trauma mendalam dan ketakutan saat harus menjalankan tugasnya di dapur MBG. Kondisi psikologis korban terganggu hingga merasa tidak aman di lingkungan kerja.
Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kota Baubau, Hamiruddin, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan bahwa kasus dugaan pelecehan ini sudah diambil alih oleh BGN tingkat regional.
“Sudah ditangani langsung oleh BGN Regional Sultra. Nanti hasilnya akan dibuatkan pernyataan resmi dari pihak regional,” jelas Hamiruddin saat dikonfirmasi.
Hamiruddin menambahkan, proses investigasi sedang berjalan. Hasil penelusuran dari BGN nantinya juga akan ditembuskan kepada pihak yayasan yang mengelola dapur MBG tempat MA bertugas.
“Sebenarnya ini masih urusan internal, tapi sudah diproses. Tinggal menunggu hasil, dan nanti juga akan disampaikan ke pihak yayasan,” tambahnya.
Sementara itu, MA memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media. Baik panggilan telepon maupun pesan singkat tidak direspons. MA terkesan menghindar dengan alasan sedang ada urusan di luar, bahkan memblokir nomor wartawan yang mencoba menghubunginya.
Senada dengan MA, pihak yayasan pengelola dapur MBG juga enggan memberikan komentar rinci.
Laporan: Muhammad Sulhijah









