Kapolda Juga Manusia, Syahrul Beddu : Situasi dan Ancaman Covid-19, Baiknya Stakeholder Berikan Statement yang Sejuk Agar Bersinergi

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Menyoal pemberitaan dan pernyataan berbeda antara Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang disampaikan 16/3 lalu dengan keterangan yang diperoleh dari Kantor wilayah( Kanwil) Kementrian hukum dan ham (Kemenkumham) serta Dinas tenaga kerja dan transmigarsi (Disnakertrans) terkait kekeliruan aktifitas perpanjangan visa Tenaga Kerja Asing ( TKA) dari China.

Menanggapi hal tersebut, ketua KNPI Sultra, Syahrul Beddu menyampaikan video viral masuknya TKA asal China di Kendari,Sultra pada minggu 15/3. Sebagai masyarakat yang faham kondisi saat ini sebaiknya untuk bersama-sama fokus bagaimana memerangi adanya penyebaran virus Corona.

Bacaan Lainnya

“Sebaiknya kita tidak saling mencari siapa yang salah atau benar, sebaiknya sebagai masyarakat yang sadar akan bahayanya virus corona (Covid-19) ini mari kita sama-sama membantu memerangi penyebaran virus corona ( Covid -19) khususnya di sultra,”ujarnya, saat di hubungi Via Celuller kepada Jurnalis Sultrademo.co, Selasa malam (17/3)

Menurutnya, tentang klarifikasi Kapolda Sultra yang disampaikan pada (16/3/2020) tidak lain adalah demi menjaga stabilitas, yang mana saat itu beliau menyampaikan dalam posisi kondisional demi menjaga kepanikan yang terjadi pada masyarakat khususnya di Sultra.

“Apa lagi saat ini kapolda sultra mengklarifikasi kembali apa yang telah beliau sampaikan sebelumnya,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, baiknya stakeholder dapat memberikan statement yang sejuk agar bersinergi dan memberikan langkah yang solutif agar penyebaran wabah virus corona  tidak terjadi dan membantu pihak pemerintah, agar bisa menyelesaikan sesegera mungkin terkait masuknya TKA kemarin.

“Kita harus yakin dan percaya bahwa pemerintah dan kepolda berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan masalah ini demi kepentingan seluruh masyarakat,” katanya

“Saya yakin Kapolda punya niatan baik atas statement beliau. Sehingga bila ada hal yang keliru atau tidak berkenan sepatutnya kita dapat memahami sebagai kekhilafan atas kodrat manusia, Kapolda juga manusia, Kita semua manusia yang penuh keterbatasan. Pak kapolda suda minta maaf, pembuat video juga dari berita yang ada sejak awal tidak ditahan, hanya diminta klarifikasi yang lagi- lagi tujuannya agar masyarakat tidak panik,” pungkasnya.

 

Ilfa

Pos terkait