Kendari Terkepung Banjir, 657 Rumah Terendam, 2.985 Jiwa Terdampak

Ketgam : Jajaran pemkot kendari meninjau langsung beberapa titik rawan banjir terparah di Kota Kendari

Kendari, Sultrademo.co Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari dalam dua hari terakhir mengakibatkan banjir besar di sejumlah titik strategis. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari hingga Minggu (10/5/2026) pukul 21.00 Wita, tercatat sebanyak 657 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.985 jiwa terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Jumat malam.

Data tersebut disampaikan Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang berdasarkan hasil pantauan lapangan dan laporan masyarakat hingga pukul 22.04 WITA.

Bacaan Lainnya
 
 
 

Cornelius Padang, menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan pendataan dan pemantauan intensif di lapangan. Meski demikian, beberapa titik dilaporkan mulai mengalami penurunan debit air.

“Beberapa titik airnya sudah mulai surut seperti di kawasan Tunggala, Kelurahan Anduonohu, bundaran tank, dan sejumlah lokasi lainnya. Data ini akan terus kami perbarui besok,” ujar Cornelius, Minggu malam.

Kecamatan Baruga, khususnya Kelurahan Lepo-Lepo menjadi wilayah dengan dampak terparah di mana ratusan rumah terendam akibat luapan Kali Wanggu. Selain itu, sebaran banjir meluas hingga ke beberapa titik berikut:

1. Kecamatan Kambu: Kawasan Hidayatullah, Poltekkes, dan Lorong Bangau.
2. Kecamatan Wua-Wua: Kawasan Transito, Tunggala, dan BTN Findayani.
3. Kecamatan Poasia & Kadia: Kelurahan Tobimeita dan Jalan Veteran (Wowanggu).
4. Area Publik: Jalan Terong, Jalan Durian, Bundaran Pesawat (Ade), serta area depan Kantor BPN Kota Kendari.

BPBD Kota Kendari bersama aparat gabungan tetap dalam posisi siaga satu untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih fluktuatif.

Pemerintah kota mengimbau warga, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan lereng perbukitan, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lanjutan.

“Kita pantau sampai besok, semoga situasi membaik. Kami berharap Kota Kendari dijauhkan dari musibah yang lebih besar,” pungkas Cornelius.

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Penulis: Hani
Editor: UL

Pos terkait