Lanal Kendari Prioritaskan Kesehatan Anak Lewat Sunat Massal Gratis

Ketgam : Suasana sunatan massal di Klinik Lanal Kendari

Kendari, Sultrademo.co – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari menggelar kegiatan sunat massal di Klinik Lanal Kendari sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Komandan Lanal Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr. Hanla, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus terjangkau bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Selain membantu meringankan beban biaya, kami juga ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan sejak dini,” ujarnya, Rabu, (20/08/25).

Pelaksanaan sunat massal dilakukan oleh tim medis profesional dan berpengalaman dengan mengutamakan standar kesehatan, keamanan, dan higienitas. Kegiatan ini menargetkan lebih dari 300 anak sebagai peserta, namun jumlahnya tetap disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta kesiapan tenaga medis di lapangan.

Menurut Kolonel Dedi, program sosial ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lanal Kendari dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Kendari mendapatkan akses kesehatan yang mudah dan aman,” tambahnya.

Selain memberi manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama jajaran Forkopimda dalam acara tersebut semakin menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, sunat massal ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelayanan kesehatan, tetapi juga mendorong orang tua lebih peduli terhadap kesehatan anak-anak mereka.

Laporan : Hani
Editor : UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait