Kendari, sultrademo.co – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir resmi melaunching program Kartu Tani di Kota Kendari pada Kamis (4/2). Sulkarnain menyerahkan secara langsung Kartu Tani kepada perwakilan kelompok tani di kawasan persawahan Amohalo Kelurahan Baruga.
Selain menyerahkan kartu tani, Wali Kota juga turut menyerahkan bantuan pupuk hayati cair (Bio Konversi) serta meresmikan penanaman serempak padi sawah di areal persawahan Amohalo.
Dalam sambutannya, Sulkarnain menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan potensi pertanian di Kelurahan Baruga.
“Kehadiran kami disini untuk melihat langsung potensi-potensi pertanian di Kelurahan Baruga” ujarnya.
Selain itu Wali Kota juga mengungkapkan pihaknya melalui Dinas Pertanian tengah mengumpulkan data-data terkait potensi pertanian di Kota Kendari. Data ini nantinya akan digunakan pihaknya untuk mengusul dan mengakses bantuan-bantuan pertanian di Pemerintah pusat.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Hj. Sitti Ganef mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihaknya akan menyalurkan bantuan pupuk hayati cair bio konversi sebanyak 1200 liter yang diberikan kepada 22 kelompok tani dengan luas lahan 300 Ha.
“Selain bantuan pupuk hayati cair bio konversi petani selama ini menggunakan pupuk padat berupa urea, SP36, ZA, NPK dan pupuk petroganik yang disubsidi oleh pemerintah pusat. Penebusan pupuk bersubsidi mulai tahun 2021 sudah menggunakan Kartu Tani” terang Sitti Ganef.
Sitti Ganef juga mengungkapkan bahwa untuk Kartu Tani di Kota Kendari difasilitasi oleh Bank BNI.
“Nantinya kartu tani ini dapat digunakan dalam transaksi penebusan pupuk bersubsidi melalui mesin EDC di pengecer resmi. Langkah ini efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi agar tepat sasaran” jelasnya.
Kartu tani tersebut juga dapat berfungsi sebagai kartu debet dan alat transaksi penjualan hasil pertanian dan dapat digunakan para petani untuk mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah.
“Manfat lainnya juga adalah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi, terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait” pungkasnya.






