Kendari, Sultrademo.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menyebutkan terdapat lima kecamatan kategori merah atau berstatus pratama yaitu, Abeli, Mandonga, Wua-wua, Kendari Barat dan Nambo.
Selain itu, Kategori kuning atau Madya yaitu, Poasia, Puuwatu dan Kambu. Dan kategori hijau atau Nindya yaitu, Kendari, Baruga dan Kadia.
Berdasarkan data tersebut, Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala meminta kecamatan yang masih kategori merah segera melakukan konsolidasi internal dan berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk melengkapi persyaratan agar bisa menaikan statusnya menjadi kuning atau hijau.
“Belajar komparasi ke Kendari, Baruga dan Kadia apa yang sudah dilakukan disana. Contoh, kan dari tahun ke tahun kita sudah dikasi tahu kantor kita harus ramah anak, indikator ramah anak di kantor kita itu apa? jangan sampai masih banyak asbak rokok, puntung rokok terhambur,” ungkap Sekda saat memimpin rapat evaluasi wilayah untuk pemenuhan hak anak di aula Samaturu.
Sekda juga meminta kecamatan dan kelurahan yang masih berstatus mereka untuk melengkapi fasilitas berdasarkan indikator ramah anak dan berdasarkan klaster yang sudah ditetapkan.
Sementara itu, Plt Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari Fitriani Sinapoy menjelaskan, kepala wilayah baik kecamatan dan kelurahan harus mengetahui hak anak dan kategori kelurahan atau kecamatan ramah anak.
“Kita sekarang posisinya di Nindya kita kemarin sudah hampir 800 hanya masih ada beberapa poin yang belum terpenuhi sehingga masih bertahan di nindya,” ungkapnya.
Kadis DP3A berharap dengan kerja keras semua pihak terkait Kota Kendari bisa mendapatkan poin diatas 800 agar Kota Kendari bisa meraih Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama. (Selasa, 17/10/23).
Laporan : Hani
Editor : UL
 






