Pengacara Asrun dan ADP, Safarullah / Foto : Lentera Sultra
JAKARTA, sultrademo.co – Mahkamah Agung (MA) memutuskan mengurangi masa tahanan mantan Wali Kota Kendari, Asrun dan putranya Adriatma Dwi Putra. Keduanya mendapat diskon 1 tahun 6 bulan pidana penjara.

 

Juru bicara MA Andi Samsan Nganro mengungkapkan majelis hakim PK yang dipimpin langsung oleh Ketua Kamar Pidan MA Suhadi mengadili dan memutuskan dua hal. “Mengabulkan permohonan PK pemohon/terpidana dan membatalkan putusan judex facti,” ujar Andi seperti dilansir SINDO Media, Rabu (16/9/2020)

Sementara itu, pengacara Asrun dan ADP, Safarullah yang dihubungi via Whatsapp mengungkapkan hingga kini pihaknya belum menerima salinan putusan tersebut.

“Jadi sampai sekarang kami belum terima salinan putusannya. Hanya memang kami telah mengajukan peninjauan kembali terkait putusan Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat atas Asrun dan ADP” terang Safarullah kepada Sultrademo, Kamis (17/9/2020).
Saat dikonfirmasi bagaimana sikap kliennya terhadap putusan PK tersebut, Safarullah mengungkapkan jika informasi yang beredar di media benar, pihaknya akan menerima putusan tersebut. “Tentunya kalau itu benar, maka kami akan menerima putusan tersebut” pungkas Safarullah.
Komentar
Baca Juga :  Evaluasi Program Jari, Wali Kota Harap Disdukcapil Lakukan Langkah Progresif