BUTON TENGAH. SULTRA DEMO.CO Identitas mayat di perairan laut Kelurahan Mawasangka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya terjawab, diketahui mayat tersebut berinisial ZN (69) warga lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Watolo Kecamatan Mawasangka.
Usai ditemukanya pada pukul 19.45 Wita tim medis dari Puskesmas Mawasangka dipimpin oleh dr. Fakhrurrazi melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat, hasil koordinasi dengan keluarga almarhum, bahwa pihak kelurga menolak untuk dilakukan outopsi dan mengiklaskan kepergian almarhum.
“Dari hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan benda tajam dan tumpul disekujur tubuh mayat, ada kaku pada mayat, lebam mayat tidak ada, perkiraan kematian lebih dari 3 jam,” demikian informasi resmi yang diperoleh media ini dari pihak kepolisian Minggu 27/6/2021.
Sehingga penyebab kematian belum bisa disimpulkan, karena harus berdasarkan hasil outopsi mayat.
Menurut keterangan saksi, JN yang juga nelayan, bahwa saat hendak melintas menuju bagangnya (alat tangkap ikan) ia lalu melihat sosok mayat mengapung tepat dibawah bagang. Seketika itu ia memanggil rekannya MS dan segera mengabarkan ke masyarakat.
Sementara itu, keluarga korban RM (Inisial) (30) menjelaskan bahwa almarhum pergi meninggalkan rumah pada hari Sabtu Tanggal 26 Juni 2021 sekira pukul 17.00 wita menuju laut untuk memancing.
“Korban sehari harinya sebagai pemancing, dan tidak memiliki penyakit bawaan, atau riwayat penyakit,”katanya
Untuk diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan sementara disemayamkan di rumah duka di Kampung Baru kelurahan Watolo Kecamatan Mawasangka. Rencananya keluarga akan memakamkan korban pada hari Senin 28 Juni 2021 di TPU Mawasangka.
Laporan : Irfan’s

















