Menuju Indonesia Emas 2045, Pj Sekda Baubau Tegaskan Peran Keluarga dan Pendidikan Perempuan

Ketgam : Pj Sekda Baubau MZ Amril Tamim membuka Lokakarya Penguatan Sistem Pendidikan Perempuan di Kecamatan Lea-Lea, Kamis (19/6/2025).

Baubau, Sultrademo.co – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Baubau, Drs. MZ Amril Tamim, M.Si, menegaskan pentingnya peran keluarga, khususnya perempuan, dalam membentuk generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikannya saat membuka Lokakarya Sistem Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan di Aula Kantor Camat Lea-Lea, Kamis (19/6/2025).

Bacaan Lainnya
 

Dalam sambutannya, Amril menyampaikan bahwa kesejahteraan keluarga sangat bergantung pada peran aktif orang tua, terutama dalam mendidik anak-anak agar memiliki akhlak yang baik. Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga bisa diperoleh melalui diskusi, pendidikan nonformal, dan lingkungan keluarga yang mendukung.

“Lokakarya ini adalah bentuk pendidikan untuk perempuan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Saat ini, perempuan tidak hanya menjadi pendamping, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan roda keluarga dan pembangunan, tanpa mengurangi peran laki-laki sebagai kepala keluarga,” ujarnya.

Amril juga menyoroti tantangan zaman yang diwarnai kemajuan teknologi informasi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat harus disikapi secara bijak, agar dapat menjadi sarana menambah wawasan dan bukan sebaliknya.

Ia mengingatkan bahwa generasi muda saat ini harus disiapkan dengan baik, mulai dari aspek mental, moral, etika, dan karakter, agar kelak mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia juga menekankan pentingnya menyikapi bonus demografi dengan hati-hati.

“Kalau kita tidak siapkan generasi sejak sekarang, maka bisa jadi tahun 2045 justru menjadi kegagalan, bukan keberhasilan. Maka semua pihak, orang tua, masyarakat, dan pemerintah, harus bersama-sama memperhatikan pendidikan anak sejak dini,” tegasnya.

Selain itu, ia berharap lokakarya ini mampu memperkuat sistem pendidikan perempuan sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di Kecamatan Lea-Lea.

“Kita ingin Indonesia Emas bukan hanya slogan, tapi realitas. Dan semua itu dimulai dari keluarga yang kuat dan pendidikan yang merata bagi semua, terutama perempuan,” tutup Amril Tamim.

Laporan: Uci Lestari
Editor: UL

*) Follow Kami di GOOGLE NEWS Untuk Mendapatkan Berita Terkini Lainnya
 

Konten sponsor pada widget dibawah ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Sultrademo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

Pos terkait