Nelayan Ditemukan Meninggal Saat Melaut di Perairan Pomalaa Kolaka

  • Whatsapp

KOLAKA, sultrademo.co – Satuan Pol Airud Polres Kolaka bersama Personil Polsek Pomalaa mengevakuasi jasad nelayan N (54) yang ditemukan meninggal di atas perahunya saat melaut di perairan Pomalaa Kolaka, pada Minggu (01/11/2010).

Jasad N yang merupakan warga Jalan Abadi Kelurahan Kolakaasi Kecamatan Latambaga Kabupaten Kolaka ini dievakuasi sekitar pukul 08.30 WITA di sekitar Perairan Pasir Padangan dengan Koordinat 4°,10.514S 121°,33.856E.

Bacaan Lainnya

Bripka Riswandi selaku Paur Humas Polres Kolaka mengungkapkan bahwa sekitar pukul 06.30 WITA, Sdr. (AK) ( 32) Islam, Bajo, Nelayan, alamat Jl. Korapu Kelurahan Dawi-dawi Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka menghubungi Bripka Nasruddin melalui telepon terkait penemuan sesosok mayat yang sementara berada diatas perahu (longboat) kayu.

“Menurut keterangan dari Keluarga korban bahwa Sdr. (N) (54) meninggalkan rumah dengan tujuan untuk melaut bersama rekannya an. Sdr. (R) dengan perahu yang berbeda pada hari Jum’at, tanggal 31 Oktober 2020 sekira pukul 20.00 WITA”,ungkapnya

Namun pada hari Sabtu, tanggal 31 Oktober 2020 sekira pukul 03.00 WITA, korban berpisah dengan rekannya dan pada hari Minggu, tanggal 01 November 2020 sekira pukul 09.00 Wita keluarga korban baru mengetahui bhw korban Sdr. (N) (54) telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar Perairan Pomalaa.

Riswandi menjelaskan, sekitar pukul 08.30 WITA, jasad nelayan tersebut telah dievakuasi menuju ke Pelabuhan Pelni Kelurahan Dawi-dawi menggunakan kapal patroli Sat Pol Air Polres Kolaka dibantu dengan nelayan sekitar. Jenazah kemudian dibawa ke RSBG Kolaka menggunakan Ambulance Puskesmas Pomalaa.

“Evakuasi tersebut dilaksanakan oleh Anggota Satuan Pol Airud Polres Kolaka bersama Personil Polsek Pomalaa dipimpin langsung oleh Kasat Pol Air Res Kolaka IPTU Syamsuddin Abdullah dan AKP Susanto, SE. dalam keadaan aman dan kondusif”,terangnya

Riswandi juga menjelaskan, Setiba di RSBG Kolaka pihaknya berkoordinasi dengan keluarga Korban untuk melakukan visum, namun keluarga korban menolak untuk dilakukan Visum. Pihak keluarga korban menjelaskan bahwa Sdr. (N) (54) mempunyai riwayat penyakit asma yang sudah lama diderita.

Laporan : Muh. Ichwanul Abdillah
Editor : MA

Pos terkait