Baubau, Sultrademo.co – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2025 dipilih diselenggarakan di luar ibu kota provinsi, Kendari.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), mengukuhkan Kota Baubau sebagai tuan rumah acara strategis ini, yang diyakini akan memberikan dampak ekonomi signifikan sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan pejabat nasional.
Dalam sambutannya pada Gala Dinner di Pelataran Pantai Kamali, Minggu malam (13/4/2025), ASR menjelaskan dua alasan utama pemilihan Baubau. Pertama, sebagai stimulus ekonomi.
“Kehadiran ratusan peserta Musrenbang akan memenuhi hotel dan penginapan di Baubau dan sekitarnya. Ini menjadi penggerak sektor pariwisata dan UMKM lokal,” ujarnya.
Kedua, ASR menekankan aspek “feeling so good” atau keterikatan emosional. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Halu, yang dijadwalkan membuka acara, disebut memiliki hubungan khusus dengan Baubau.
“Ini seperti rumah kedua bagi Ibu Wamendagri. Banyak masyarakat Papua, termasuk sejumlah pejabat, telah lama menetap dan membangun keluarga disini,” jelas ASR.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh Bupati dan Wali Kota se-Sultra, termasuk 15 Bupati dan 2 Wali Kota, dalam Gala Dinner pra-Musrenbang tersebut.
“Ini momentum penting untuk menyatukan visi pembangunan daerah. Bersyukur kita bisa berkumpul di Baubau yang sarat makna,” tuturnya penuh syukur.
Pemilihan Baubau tidak hanya sekadar menggeser lokasi acara, tetapi juga menjadi simbol pemerataan pembangunan. Sebagai kota dengan populasi masyarakat Papua yang signifikan, langkah ini diharapkan memperkuat harmoni sosial dan menjadi contoh integrasi nasional. Selain itu, revitalisasi Pantai Kamali yang baru saja rampung menjadi nilai tambah untuk memamerkan potensi wisata Baubau kepada tamu undangan.
Laporan : Lela
Editor : UL









