Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari mengadakan Pelatihan Manajemen LPK Swasta se-Kota Kendari angkatan I tahun 2023, Selasa, (24/10/23).
Pelatihan ini dibuka oleh Asisten II Setda kota Kendari, Jahudding dengan diikuti 40 orang peserta yang terdiri dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta yang ada di Kota Kendari.
Ketua Panitia, Wawan Astanto, S. Sos,M.Si mengatakan, bagi LPK yang mengikuti kegiatan, nantinya siap jika diminta untuk mengikuti akreditasi. Selain itu, memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan program menjalin kemitraan dan menyalurkan tenaga kerja.
Sedang bagi pemerintah yakni sebagai dasar memberikan pembinaan yang diperlukan sebagai referensi data jika dibutuhkan LPK yang terakreditasi sebagai referensi data untuk memberikan apresiasi kepada LPK yang telah terakreditasi.
“Jika LPK terakreditasi mendapatkan akses yang setara pada kualifikasi kerja nasional dan asesmen yang sama, validitas dan relevansi dari sertifikasi mendapatkan pelatihan yang bermutu, sertifikat yang valid juga relevan,” ungkapnya.
Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini, untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengelola LPK tentang standar mutu LPK berdasarkan Kerangka Mutu Pelatihan Indonesia (KMPI).
“Nantinya pengelola LPK mampu mengimplementasikan pemetaan mutu di LPK masing-masing, mewujudkan budaya standar mutu LPK yang berkelanjutan serta mendorong pengelola LPK untuk mengajukan akreditasi,” imbuhnya.
Sementara, kepala Dinas Tenaga Kerja, Ali Aksa mengatakan, Pemkot melalui Dinas Tenaga Kerja kota Kendari dalam hal ini bidang penempatan tenaga kerja mengadakan pelatihan manajemen lembaga pelatihan kerja swasta di kota Kendari yang rencananya akan diadakan dua gelombang. Dimana pelatihan ini terdiri dari 40 lembaga pelatihan.
Dirinya berharap, melalui pelatihan ini para eserta diberikan edukasi, pelatihan manajemen untuk bisa mengembangkan lembaga mereka menjadi lembaga yang lebih profesional dan lebih mandiri.
“Sehingga keluaran mereka adalah keluaran-keluaran yang cukup kompetitif. Artinya bisa diandalkan dan bisa menjadi suatu panutan di masyarakat,” harapannya.
Asisten II Setda kota Kendari, Jahudding saat membuka kegiatan berharap lewat kegiatan ini bisa menghadirkan atau bisa menambah pengetahuan para lembaga pekerja swasta sehingga nantinya di dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat betul-betul menghadirkan masyarakat yang kompeten yang berbasis digital.
” Tetapi ini tidak bisa dipungkiri dengan kemajuan teknologi persaingan begitu cepat maka kemampuan digitalisasi sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Diketahui, pelatihan ini berlangsung selama tiga hari yakni tanggal 24-26 Oktober 2024 di salah satu hotel di Kota Kendari.
Laporan : Hani
Editor : UL
 






