Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tengah mempersiapkan reaktivasi layanan darurat Call Center 112. Layanan bebas pulsa ini sedang dalam tahap administrasi dan menunggu restu dari pemerintah pusat.
Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengungkapkan bahwa proses aktivasi kembali Call Center 112 masih berjalan. Saat ini, pihaknya tengah menyusun surat permohonan resmi yang akan diajukan ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
“Kami sedang buat surat permohonan untuk mengaktifkan kembali Call Center 112. Setelah persetujuan keluar dari Komdigi, langsung kami operasikan,” ujar Sahuriyanto.
Sebagai bentuk keseriusan, Sahuriyanto didampingi Kabid E-Government Diskominfo Kendari, Hery, melakukan kunjungan langsung ke Kantor Komdigi di Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat proses sinkronisasi teknis dan administrasi.
Call Center 112 merupakan layanan darurat nasional bebas pulsa yang bisa digunakan masyarakat untuk melaporkan berbagai kejadian mendesak seperti kebakaran, kecelakaan, tindak kriminal, hingga bencana alam.
“Kami ingin memastikan layanan ini kembali aktif demi meningkatkan respons cepat terhadap laporan masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan humanis,” tegas Sahuriyanto, Rabu, (04/06/25).
Peluncuran resmi Call Center 112 rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat. Layanan ini juga masuk dalam program prioritas 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari.
Pemkot berharap, dengan aktifnya kembali Call Center 112, warga bisa lebih mudah mengakses bantuan darurat kapan saja, sebagai bagian dari upaya menjadikan Kendari sebagai smart city yang inklusif dan responsif.
Laporan : Hani
Editor : UL










