500 TKA Asal Tiongkok Nekat Masuk Kendari, Siap-Siap Bakal Dihalau Pemkot

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Wali kota Kendari Sulkarnain Kadir secara tegas mendukung penolakan kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok di tengah darurat pandemi Covid-19. Sulkarnain menyatakan pihaknya siap menghalau kedatangan TKA tersebut yang rencananya masuk mulai pekan ini secara bertahap.

Hal ini diungkapkan Sulkarnain Kadir saat Live di MNC Trijaya Network, bersama Iksan Abdullah , Staf Khusus Wakil Presiden, Rahmat Effendi Wali Kota Bekasi, Ade Yasin Bupati Bogor, Arif Sugiyanto Wakil Bupati Kebumen, Nikson Nababan Bupati Tapanuli Utara yang disiarkan di Radio MNC Trijaya Network, Sabtu (02/05/2020).

Bacaan Lainnya

Ia mengakui bahwa pihaknya akan sangat mudah menghalau kedatangan 500 TKA itu.

“Kami di jajaran Pemkot Kendari tinggal menutup palang pintu masuk di gerbang kota. Gampangkan, dan saya berani. Masyarakat mendukung kok” tegasnya.

Sebelumnya perusahaan pemurnian nikel PT VDNI yang berada di Morosi sudah mendapat izin dari pemerintah pusat untuk mendatangkan TKA asal Tiongkok pada 22 April lalu.

Alasan perusahaan ini membawa TKA karena untuk mengerjakan pembangunan PLTU (pembangkit listrik tenaga uap). Mereka pun telah mengajukan Rencana Penggunaan TKA (RPTKA) Tiongkok kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Mereka (TKA) belum masuk di Sultra saja, sudah banyak penolakan dari banyak kalangan termasuk DPRD Sultra” Terang Sulkarnain.

Pos terkait