Kendari, Sultrademo.co – Melalui kegiatan evaluasi Reformasi Birokrasi yang dilakukan secara daring (Rabu ,9/9/2020), Pemerintah Kota Kendari memperkenalkan aplikasi Jaga Kendari (Jari) pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menjelaskan bahwa program Jari terinspirasi dari program KPK jaga. Id. Katanya, program ini dijalankan untuk meminimalisir perilaku korupsi, suap, pungli dan gratifikasi.

“Untuk memperbaiki layanan, Pemerintah Kota Kendari melakukan digitalisasi dari konvensional, salah satunya program Jaga Kendari,” ungkap Sulkarnain.

sultrademo

Sementara itu, Kepala Inspektorat (Inspektur) Kota Kendari Syarifuddin menjelaskan, saat ini aplikasi Jari tengah diuji coba di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Layanan ini katanya, dimulai dari antrian pelayanan di Disdukcapil, karena dia yakin dari antrian yang teratur semua layanan akan berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Tim Gabungan Pencegahan Covid Gelar Razia Masker di Kendari

“Kita mulai dari antrian, kita mau semua warga terlayani dengan baik tanpa melihat status atau ada hubungan kedekatan dengan petugas Disdukcapil atau pejabat di Kota Kendari,” jelasnya.

Untuk diketahui, saat ini aplikasi Jari tengah dalam uji coba minggu kedua. Aplikasi Jari ini merupakan salah satu inovasi pemerintah kota yang dapat menjadi salah satu penilaian dalam pelaksanaan evaluasi reformasi birokrasi, khususnya pada penerapan pelayanan publik yang berbasis informasi dan teknologi.

Laporan : Hani

Komentar