Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali meraih penghargaan di bidang manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini, Pemprov Sultra menerima penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 BKN yang digelar di Kantor Regional IV BKN Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Khaeruni, mengatakan penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola ASN yang profesional, berbasis merit, dan berorientasi pada pengembangan karier pegawai.
“Penghargaan ini diberikan kepada instansi pemerintah yang berhasil mengimplementasikan kebijakan pro-karier ASN melalui pengembangan karier, manajemen talenta, digitalisasi layanan kepegawaian, serta penerapan sistem merit dalam tata kelola ASN,” kata Andi Khaeruni di Kendari, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, Pemprov Sultra selama beberapa tahun terakhir terus melakukan berbagai pembenahan dalam pengelolaan ASN, mulai dari penerapan manajemen talenta, peningkatan kompetensi pegawai, hingga transformasi digital layanan kepegawaian.
Langkah tersebut dilakukan untuk mewujudkan birokrasi yang lebih adaptif, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik yang terus berkembang.
Andi menjelaskan, penghargaan Adhi Manawa Nugraha diberikan kepada instansi pemerintah yang dinilai berhasil membangun sistem manajemen ASN secara berkelanjutan dan inovatif.
Dari 18 pemerintah daerah yang berada dalam wilayah kerja Kantor Regional IV BKN Makassar, Sulawesi Tenggara berhasil meraih penghargaan pada kategori Adhi Manawa Nugraha Madya.
Sementara itu, penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan kategori Adhi Manawa Nugraha Pratama diraih Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Andi berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi Pemprov Sultra untuk terus meningkatkan kualitas manajemen ASN yang adaptif, profesional, dan berdaya saing guna mendukung pelayanan publik yang semakin efektif, akuntabel, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.















