Petani di Konawe Titip Asa ke ASR, Minta Warga Disejahterakan

Tim relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) kembali menggelar ajang silahturahmi bersama para petani padi di Kecamatan Unimbute, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (19/12/2021) kemarin.

Pertemuan tersebut dilaksankan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) corona virus atau Covid-19, dengan menjaga jarak, memakai masker dan tidak mengumpulkan banyak orang.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, relawan ASR Kabupaten Konawe memberikan paket sembako, baju beserta masker kepada para petani yang turut hadir dalam kegiatan hari itu.

Koordinator relawan ASR Kabupaten Konawe, Samson menjelaskan bahwa tujuan relawan adalah Memberikan penjelasan bahwa ada energi baru dari kalangan TNI untuk masuk dikanca politik pada 2024 mendatang.

Sosok itu ialah Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerruka, yang diketahui akan ikut serta maju sebagai calon gubernur (Cagub) Sultra 2024.

Dihadapan para petani, Samson membeberkan alasan mantan Pangdam XIV/Hasanuddin itu maju bertarung di perhelatan pesta demokrasi lima tahunan.

Salah satunya, atas kecintaannya kepada Provinsi Sultra. Meski bukan tanah kelahirannya, namun dia mengganggap Bumi Anoa adalah rumahnya.

Berikutnya, melalui Samson lelaki yang kerap disapa ASR itu ingin mengentaskan berbagi persoalan yang kini menjadi buah bibir masyarakat saat ini. Utamanya instruktur jalan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dan alhamdulillah mereka sangat merespon dengan latar belakang beliau sebagai TNI yang berjiwa dermawan dan disiplin. Kerananya beliau diyakini mampu membawa perubahan untuk Sultra,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua kelompok tani, Tohir berharap kedepannya provinsi yang kaya akan sumber daya alamnya ini dipimpin oleh figur yang mampu mengakomdir semua kepentingan masyarakat. Khusunya para petani.

Dan menurutnya, Andi Sumangerukka adalah sosok figur yang saat ini benar-benar peduli dengan masyarakat tanpa tebang pilih.

“Kita berharap kesenjangan para petani dapat diperhatikan kedepannya,” katanya.

Disaat itu juga, tak segan-segan Tohir mencurahkan problem yang para petani hadapi saat ini. Utamanya di masa pendemi Covid-19.

“Harga gabah juga kadang sering naik trun selama pandemi masih ada,” tandasnya.

Pos terkait