Bombana, Sultrademo.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi audience dengan masyarakat Bombana, pada Sabtu 11/3/22.
Pada kesempatan itu, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, menyampaikan bentuk kehormatan dan kebanggaan tersendiri, Gubernur Sulawesi Tenggara bersedia meluangkan waktu untuk berkunjung dan berinteraksi dengan masyarakat bombana.
“Saya berharap melalui audience ini menjadi momentum untuk dapat duduk bersama-sama memadukan pemikiran dalam upaya membangun sinergitas khususnya atas pencapaian dalam penyelenggaraan pemerintah yang baik,” harapnya.
Ia menambahkan, dalam menjalankan tugas sebagai Pj. Bupati Bombana, ia mempunya visi untuk mewujudkan Kabupaten Bombana sebagai surga investasi, dimana diketahui bersama, investasi diperlukan dalam rangka mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi.
“Adanya investasi maka lapangan pekerjaan semakin terbuka dan dapat mengurangi angka pengangguran, sehingga perlu kerjasama dari seluruh komponen yang ada untuk menciptakan iklim investasi yang baik di kabupaten bombana,” kata Burhanuddin
Burhanudin menyebut, Kabupaten Bombana telah berhasil sebagai kabupaten percontohan, terutama terkait pelayanan satu atap. Dan telah mendapat anggaran senilai 15 M untuk pembangunan infastruktur jalan di pulau kabaena.
“Kami memiliki Mol Pelayanan Publik (MPP) dan mendapatkan penghargaan KemenPAN-RB. beberapa hal yang telah dicapai pada tahun 2023 ini, Bapak Gubernur telah membantu kita dalam rangka membangun infastruktur di kepulauan kabaena sebesar 15 Miliar untuk pembangunan infastruktur jalan di kab.bombana khususnya pulau kabaena,” jelasnya dikutip dari laman facebook PPID Utama Provinsi Sultra.
Sementara itu, Gubernur Sultra meengatakan, Bombana dan Pulau Kabaena mempunyai potensi yang begitu dahsyat tapi sarana, prasarana dan infrastruktur perlu diperbaiki Jadi, Sulawesi Tenggara ini mempunyai potensi seperti Nikel, Pertanian, Pariwisata yang dikelola dengan baik dan benar, sehingga pertumbuhan ekonomi di Kab. Bombana ini akan mengalahkan daerah-daerah lain.
“Kehadiran saya disini bisa menjadi solusi bagaimana masyarakat yang penganguran dan masyarakat miskin ini bisa teratasi, tingkat kemiskinan di Sulawesi Tenggara hari ini adalah 11%. Oleh karna itu, harus kita tekan terus untuk mengatasi ini paling tindak potensi Sumber Daya Alam (SDA) kita perlu gali, sehingga bisa mendatangkan investor untuk mengurangi kemiskinan,” pungkas Ali Mazi. (AK)






