Kendari, Sultrademo.co – Pemerintah Kota Kendari berencana akan membangkitkan kembali Pasar Sentral Wua-Wua atau Pasar Baru.
Hal itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat mengunjungi Pasar Baru, bersama dengan Direktur Utama Perumda Pasar Kota Kendari, Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM, Ketua DPRD Kota Kendari dan jajaran Komisi II DPRD Kota Kendari, pada Senin (7/11/2022).
Asmawa Tosepu mengaku cukup miris melihat kondisi Pasar Sentral Wua-Wua saat ini, pasalnya dulu pasar tersebut dikenal sangat populer dan ramai.
Meski bangunannya saat ini tampak lebih elit dan modern tetapi sangat sepi pengunjung dan pedagang seperti bukan pasar.
“Ini memang perlu diskusi panjang di tingkat pemerintah dan DPRD, segera memfungsikan dan menata kembali Pasar Baru ini, biar kita bisa kembali ke masa kejayaan di tahun 90-an,” ujar Asmawa Tosepu.
Pada kesempatan itu dirinya memohon dukungan dan kerja sama dari seluruh warga. Khususnya pedagang yang telah memiliki kios atau los di Pasar Baru untuk duduk bersama dan merembukkan langkah strategis yang akan ditempuh dalam mengembalikan kejayaan Pasar Sentral Wua-Wua.
Ditempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala menerangkan bahwa pasar tersebut perlu ada pembenahan dari segi fasad atau sisi luar bangunan secara keseluruhan. Karena kata dia, fasad tersebut bertujuan sebagai sirkulasi udara di dalam.
“Tadi kita lihat di dalam ada pecahan kaca, sirkulasi udara tidak lancar apalagi di lantai dua. Bagaimana pengunjung mau betah datang berbelanja kalau berkeringat?” tuturnya.
Selain itu, kata Rizki akan ada penambahan tangga dari luar yang langsung menuju ke lantai dua, dengan tujuan akan mempermudah pengunjung mengakses lantai dua.
Selain pembenahan infrastruktur, Rizki juga menyampaikan bahwa Pemkot Kendari juga sudah berkomitmen untuk mengatur ulang terkait zonasi pedagang.
Misalnya seperti penjual ikan, sayur, sembako dan lain-lain akan diletakkan lokasi penjualannya.
“Termasuk pedagang Pasar Panjang yang bisa ditampung di sini (Pasar Baru), bahkan lahan yang di belakang rencananya digunakan sebagai lahan parkir,” bebernya.
“Kami berjanji akan mendukung kinerja Pj Wali Kota untuk menghadirkan pelayanan yang baik untuk masyarakat,” tambahnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae menyampaikan usai kunjungan tersebut, pihaknya akan segera mengundang semua pemilik los yang ada di pasar tersebut.
Sebab, kata Alda, Pasar Sentral Wua-Wua saat ini masih dalam pengawasan Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Kendari.
“Untuk didudukkan dan direncanakan apa keinginan para pedagang ini, karena tempat ini dalam waktu dekat sudah harus difungsikan kembali sebagai pasar yang menjadi harapan masyarakat,” ujarnya.
Ditambah lagi, lajut Alda sebelumnya ada sejumlah pedagang mengadu kepada Pemkot dan DPRD Kendari, terkait kondisi pasar yang selalu sepi karena banyaknya pasar-pasar ilegal di luar sana.
Untuk itu, dia meminta perhatian serius dari Pemkot Kendari menangani masalah tersebut, mengingat Pasar Baru sudah menjadi tempatnya memenuhi kebutuhan hidup dengan berdagang.
“Jadi mohon perhatiannya, posisi kami ini terhimpit, ada Pasar Panjang, 200 meter dari sini ada Lippo Plaza,” ujarnya.
“Kemudian, di belakang sana juga 500 meter dari sini lagi dibangun pusat perbelanjaan modern lainnya, yah setidaknya di sini juga bisa tetap ramai pembeli,” pungkasnya.
















