Kendari, Sultrademo.co – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin waktu setempat. Pertemuan tersebut difokuskan pada konsultasi terkait dinamika geopolitik global yang dinilai semakin tidak menentu.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa kunjungannya juga bertujuan untuk bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi dunia yang berlangsung cepat.
“Kemudian Yang Mulia, saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat,” kata Presiden sebagaimana dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Senin.
Menurut Prabowo, perubahan geopolitik global yang dinamis menuntut adanya komunikasi intensif dengan berbagai negara, termasuk Rusia, guna memperoleh perspektif yang lebih luas dalam menyikapi kondisi ke depan.
Ia juga menilai Rusia memiliki kontribusi positif dalam menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian.
“Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” ujarnya.
Selain isu geopolitik, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya di sektor ekonomi dan energi. Upaya ini dinilai strategis dalam menghadapi tantangan global ke depan.
“Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerjasama terutama di bidang ekonomi dan energi,” ucap Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menyampaikan komitmennya untuk menangani langsung sejumlah kerja sama kedua negara yang dinilai belum optimal, terutama pada aspek hubungan moneter.
Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kesepakatan antara Indonesia dan Rusia dalam beberapa bulan terakhir telah menunjukkan kemajuan signifikan, meski masih ada sektor yang perlu dipercepat realisasinya.
Tak hanya itu, Prabowo turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Rusia terhadap Indonesia, termasuk dalam proses keanggotaan Indonesia di BRICS yang dinilai berjalan cepat.
“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” kata Prabowo.
Dalam agenda tersebut, Presiden turut didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.











