Tidak hanya program fisik, program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti yang dilakukan di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. TMMD melakukan Sosialisasi Covid-19.
Sosialisasi Covid-19 dilakukan dengan dukungan berbagai elemen mulai dari Kepolisian, Pemerintah Daerah dari Dinas Kesehatan hingga Pemerintah Desa
Di hadapan warga Aere, Dr. Abd. Munir Abubakar, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Koltim memaparkan perkembangan kasus Covid-19 di Koltim serta seputar informasi tentang covid dan pencegahannya, pada Rabu (07/07/2021).
Munir menerangkan, gejala Covid-19 bisa berupa ringan, sedang, dan berat. Gejala dasar bila terpapar virus ini, yaitu demam, batuk, pilek, sesak napas, sakit kepala, nyeri tenggorokan, nyeri badan, pengecapan kurang, begitu juga fungsi penciuman menjadi berkurang.
Agar terhindar dari paparan Covid-19, masyarakat harus disiplin menerapkan 5M, meliputi sering mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas atau berpergian, tak lupa, Munir menyampaikan pentingnya Vaksin dalam memerangi Covid-19 ini.
“Vaksin Covid-19 diberikan untuk memberikan kekebalan imunitas. Sasaran vaksinasi umur 12-17 tahun, 18-59 tahun, dan 60 tahun ke atas bagi pelayan publik, tenaga kesehatan, masyarakat umum. Vaksinasi ditargetkan diberikan sampai 80 juta orang,” jelas Munir.
Sebaran Covid-19 di Kabupaten Koltim hingga 5 Juli 2021 berdasarkan laporan Satgas setempat diketahui jumlah terkonfirmasi 178 orang, kasus sembuh 150 orang, kasus aktif 21 orang, kontak erat 38 orang, dan meninggal tujuh orang.
Kecamatan Aere berada di zona merah lantaran memiliki kasus kontak erat delapan orang dan terkonfirmasi Covid-19 empat orang. Wilayah ini hingga 5 Juli tercatat tidak memiliki kasus aktif.
Sosialisasi juga dihadiri Pastier Kodim 1412 Kolaka Kapten Inf. Basir, Kapolsek Lambandia IPTU Wayan Sartika, dan Sekdes Rubia Andi Ririn Adiatma.












