Refleksi Akhir Tahun : SulTra DeMo, JaDI Sultra, KIPP Sultra Hingga Media Terima Penghargaan Dari KPU RI

  • Whatsapp
Foto : Deputi Direktur SulTra DeMo, Andi Muhammad Hasgar Kala Menerima Penghargaan dari KPU RI

Kendari, Sultrademo.co Refleksi Akhir Tahun penyelenggaraan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan penghargaan dari KPU RI kepada sejumlah lembaga pegiat pemilu, pemantau sekaligus mitra dan beberapa media massa elektornik, cetak dan online sebagai pendukung penyelenggara pemilu serentak 2019, Senin, (30/12).

Penghargaan diberikan kepada 19 pegiat Pemilu diantaranya kepada SulTra DeMo sebagai Lembaga Pemantau Pemilu atas partisipasinya sebagai pendukung penyelenggara pemilu serentak 2019.

Bacaan Lainnya

Foto : Penghargaan KPU RI kepada Lembaga Pemantau Pemilu Sultra Demo

Ketua KPU Laode Abdul Natsir dalam sambutannya menyatakan apresiasimya kepada media yang terus menerus menyampaikan informasi pemilu kepada rakyat.

“Capaian KPU provinsi tentu dalam proses sengketa itu sudah berhasil kita lalui dengan baik dalam arti gugatan di Mahakamah Konstitusi (MK) dinyatakan gugur bahkan tidak dapat diterima karena gugatan tidak beralasan” ungkapnya.

Abdul Natsir juga mengungkapkan bahwa di Sultra untuk pemilu 2019 angka partisipasinya sangat fantastis dibanding pemilu di 2014.

“Artinya bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang cukup dan mereka datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya” ujarnya.

“Tapi pada prinsipnya setiap gugatan KPU provinsi menganggap sebagai bentuk pertanggung jawaban, untuk membantah seluruh dalil-dalil dari semua yang digugat sekali lagi kita berhasil menangkan” Jelasnya.

Foto : Ketua KPU Sultra Abdul Natsir Kala memberikan Penghargaan KPU RI kepada para pegiat pemilu dan media

Ia menambahkan didalam proses Hukum Pemilu khusus mengenai Kode etik penyelenggara Pemilu mengalami perbaikan dibanding pemilu sebelumnya.

“Pelanggaran yang sifatnya lebih banyak administrasi yang berujung sidang kode etik ada beberapa yang direhabilitasi kemudian ada yang diberikan peringatan dan selama pemilu tidak ada anggota yang diberhentikan” ungkapnya.

“Berarti kawan-kawan kami baik KPU provinsi mengalami perbaikan dari sisi kode etik” Imbuhnya.

Abdul Natsir juga menyampaikan dalam proyeksi untuk tahun depan adalah tahun Pilkada dimana tujuh daerah di Sultra akan menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020

“Kita juga menyampaikan perkembangannya baik dari sisi persiapan dan juga dari sisi pembiayaan.
Dari forum tadi bahwa KPU tentunya diluar capaian yang ada kita tetap membutuhkan informasi dan koreksi demi penyempurnaan tugas-tugas KPU ke depan dari sisi regulasi dan dari sisi penyelenggaraan” Katanya.

Natsir mengungkapkan pada prinsipnya pihaknya mengapresiasi masukan, dukungan serta koreksi untuk perbaikan ke depan khususnya terkait pelaksanaan pemilihan.

“Kita harus memperhatikan betul soal data pemilih karena data pemilih ini akan mengakibatkan kualitas penyelenggaraan akan bisa menjadi lebih baik, makin valid, maka perencanaan kita terkait dengan kebutuhan penyelenggaraan pemilu makin akan mendekati kondisi objektif” terangnya.

Ilfa

Pos terkait