Respon Pernyataan Kapolda, Andi Muhammad Hasgar : Stop Saling Menyalahkan Sebaiknya Semua Pihak Saling Rangkul Perangi Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp
Andi Muhammad Hasgar, Advokat/pengacara sekaligus Deputi Direktur Sulawesi Tenggara Demokrasi Monitoring (SulTra DeMo)

Kendari, Sultrademo.co – Video viral Tenaga Kerja Asing China (TKA) yang tiba di Bandara Haluoleo Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari minggu malam (15/3 /2020), banyak mendapat respon publik Sultra.

Pasalnya, Kepolisian daerah (Kapolda) Sultra pada hari Senin (16/3/2020) memberikan klarifikasi yang berbeda dengan keterangan yang diperoleh dari Kantor wilayah( Kanwil) Kementrian hukum dan ham (Kemenkumham) serta Dinas Tenaga kerja dan transmigarsi (Disnakertrans).

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal tersebut, Advokat/pengacara Andi Muhammad Hasgar yang juga Deputi Direktur Sulawesi Tenggara Demokrasi Monitoring (SulTra DeMo) berharap kepada semua pihak untuk berhenti saling menyalahkan, mengingat kondisi saat ini pemerintah dan masyarakat sedang bahu-membahu fokus mencegah penyebaran Virus corona (Covid-19) di Sultra.

“Klarifikasi Kapolda Sultra yang disampaikan pada 16 maret 2020 yang mana kemudian mendapatkan respon publik yang begitu besar memang patut kita akui sempat keliru,” Jelasnya kepada sultrademo.co (Rabu, 18/3).

Namun menurutnya tidak sepatutnya menyalahkan sepenuhnya kepada Kapolda. “Kapolda juga adalah manusia biasa, sebaiknya mari kita saling merangkul satu sama lain untuk memerangi agar penyebaran virus corona (Covid-19) tidak terjadi di Sultra” Terangnya.

“Kita harus tetap berfikir positif bahwa apa yang dilakukan oleh Kapolda saat itu dalam konferensi persnya tidak lain adalah demi menjaga stabilitas yang mana saat itu beliau menyampaikan dalam posisi yang kondisional”

Selain itu ia menyampaikan demi menjaga agar tidak terjadi kepanikan pada masyarakat khususnya di Sultra. Ia berharap masyarakat bisa berbesar hati, apa lagi saat ini Kapolda Sultra telah mengklarifikasi kembali apa yang telah disampaikan sebelumnya.

“Sebaiknya mari kita bersama-sama memberikan langkah yang solutif agar penyebaran wabah virus corona tidak terjadi di Sultra dan membantu pihak pemerintah, kemenkumham melalui keimigrasian dan kepolisian daerah Sultra agar bisa menyelesaikan segera terkait masuknya TKA China kemarin di sultra” Tambahnya.

Andi Muhammad Hasgar percaya bahwa pemerintah, kemenkumham keimigrasian dan kepolisian daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan masalah ini demi kepentingan seluruh masyarakat.

“Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terkait persoalan saat ini, baiknya kita tidak saling tunjuk siapa yang salah dan siapa yang benar, sebaiknya kita saling mensupport satu sama lain sehinga tidak menambah kepanikan” pungkasnya.

Pos terkait