Ridwan Bae Minta Gubernur Sultra Pulangkan TKA Asal China

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ( RI) Ridwan Bae meminta dengan tegas kepada Gubernur Ali Mazi agar memulangkan Tenaga Kerja Asing ( TKA) asal China yang masuk di Sulawesi Tenggara ( Sultra) untuk dipulangkan.

“Seluruh pemegang pasport dari china itu di tolak, baik datang maupun transit yang ada di seluruh indonesia,”tegasnya

Bacaan Lainnya

Mantan Bupati 2 periode itu mengatakan bagaimana mungkin para TKA dibiarkan masuk di Sultra secara bebas seperti itu.

“Oleh karena itu saya minta kepada gubernur sultra betul-betul memperhatikan, bencana non alam ini karena Virus Corona ini adalah masalah dunia bukan hanya masalah sultra saja,”ujar Ridwan bae saat diminta konfirmasi soal Video viral 49 TKA Asal china yang tiba dibandara halu oleo beberapa waktu lalu melalui via celuller. (17/3)

Ia juga berharap, Ali Mazi dengan tegas menolak kehadiran TKA asal China.

“Itu sudah keputusan negara, jadi tidak boleh lagi main-main dan itu adalah pernyataan menteri Retno, Itu dilarang, semua pemegang pasport TKA dari china baik datang dan transit tidak di perbolehkan masuk diwiilayah indonesia. Jadi Ali mazi tidak usah lagi membuat peraturan cukup dengan tegas menolak TKA di tolak,” tegasnya.

Penjelasan tersebut, kata Ridwan Bae, merupakan pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dimana dalam keterangannya, melarang dengan tegas pemilik pasport dari china baik datang maupun transit dibeberapa wilayah Indonesia. “Maka saya sebagai perwakilan rakyat daerah meminta TKA asal china dipulangkan,” katanya.

“Oleh karena itu, kami minta agar mereka di pulangkan . Jangan lagi ada bahasa karantina,” pungkasnya

Untuk diketahui kedatangan TKA Asal China masuk di Sulawesi Tenggara ( Sultra) bocor setelah adanya video viral pada hari minggu malam (15/3/2020) oleh salah seorang warga Konawe Selatan (konsel) mendokumentasikan sembari menyebut istilah “corona datang”, dan mengunggah dimedia Sosial ( Medsos) sehingga membuat panik masyarakat sultra .

Ilfa

Pos terkait