Satgas Covid-19 Sultra : 152.128 Warga Sudah Divaksin

  • Whatsapp

Kendari, Sultrademo.co – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, sebanyak 152.128 warga di provinsi itu sudah divaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Senin (21/06) mengatakan vaksinasi di Sultra terus dilakukan dengan menyasar tenaga kesehatan, petugas publik dan kelompok lanjut usia (lansia).

Bacaan Lainnya

“Progres vaksinasi di tiga sasaran itu sudah dilakukan kepada 152.128 orang untuk dosis satu dari 457.940 sasaran,” kata dia.

Sementara itu, vaksinasi dosis lengkap di provinsi itu telah diberikan kepada 76.051 dari jumlah sasaran.

Ia menyampaikan, vaksinasi tahap satu yang menyasar tenaga kesehatan di 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara telah diberikan kepada 22.783 orang atau 111,48 persen dari 20.436 sasaran.

“Untuk penyuntikan dosis kedua bagi tenaga kesehatan sudah diberikan kepada 21.299 atau mencapai 104,22 persen dari sasaran,” katanya

Selanjutnya, vaksinasi bagi petugas publik dosis satu progresnya mencapai 121.314 atau 49,11 persen dari 247.006 sasaran. Lalu dosis kedua sudah diberikan kepada 50.040 atau 20,26 persen dari jumlah sasaran.

Kemudian, vaksinasi bagi kelompok lanjut usia progres penyuntikan dosis satu mencapai 8.031 orang atau 4,22 persen dari 190.498 sasaran. Dan 4.712 atau 2,47 persen untuk dosis kedua dari target sasaran.

Ia meminta semua pihak terus disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika menjalankan aktivitas produktif mulai dari memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan di air yang mengalir, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Ini penting guna memutus mata rantai penyebaran dan menekan angka kasus COVID-19, apalagi vaksinasi belum menjangkau seluruh masyarakat di daerah kita,” kata Wayonk.

Tim Satgas COVID-19 setempat juga mencatat data pasien terkonfimasi positif COVID-19 hingga 20 Juni 2021 sebanyak 10.726 orang, sebanyak 10.218 dinyatakan sembuh dan 224 orang meninggal.

Reporter : Ilfa

Pos terkait